nataragung.id, Bandar Lampung — Yarisma resmi dilantik sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Bandar Lampung untuk masa bakti 2025–2030. Pelantikan pengurus DPC HIPPI berlangsung di Hotel Soeltan Luxe, Kamis (6/11), dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme membangun ekonomi lokal.
Didampingi Wakil Ketua Erniwaty Madjaga serta jajaran pengurus baru, Yarisma menegaskan komitmennya untuk membawa HIPPI menjadi organisasi yang profesional, inklusif, dan berdaya saing.
“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperkuat ekonomi lokal, memajukan UMKM, dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Yarisma yang juga dikenal sebagai pengusaha kuliner sukses, pemilik Rumah Makan Begadang.
Ia menambahkan, HIPPI Bandar Lampung akan fokus pada digitalisasi dan peningkatan daya saing UMKM lokal agar mampu menghadapi tantangan ekonomi modern.
“Kami ingin mewujudkan Kota Bandar Lampung yang humanis, maju, dan berkelanjutan. HIPPI akan menjadi wadah kolaborasi antara pengusaha, pemerintah, dan akademisi,” tambahnya.
Yarisma juga mengajak para pengusaha pribumi menjadikan HIPPI sebagai rumah besar bagi tumbuhnya wirausaha beretika dan berjiwa nasionalis.
“Mari jadikan HIPPI tempat lahirnya pengusaha yang cinta pada kotanya, membangun dengan hati, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD HIPPI Provinsi Lampung Heri Andrian menekankan bahwa makna “pribumi” bukan soal ras atau suku, melainkan tentang semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air.
“Pengusaha pribumi adalah mereka yang lahir, besar, bersekolah, dan berjuang mencari nafkah di Indonesia,” jelasnya.
Heri menegaskan, keberhasilan usaha saat ini tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga kemampuan berkolaborasi, berinovasi, dan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
HIPPI Lampung saat ini memiliki sembilan DPC di seluruh kabupaten/kota, dengan sekitar 85 persen anggotanya merupakan pelaku UMKM dari total 600 pengusaha yang tergabung.
“Kami akan terus menjadi mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan untuk memperkuat ekonomi berbasis gotong royong. Target kami, UMKM tidak hanya bertahan, tapi juga naik kelas dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tandas Heri.
Hadir mewakili Walikota Bandar Lampung, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, turut mengapresiasi kepengurusan baru HIPPI yang dinilai membawa semangat baru bagi dunia kewirausahaan daerah.
“Kami percaya HIPPI mampu melahirkan inovasi dan peluang bisnis baru, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendorong kemajuan UMKM di Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi HIPPI Bandar Lampung untuk memperkuat peran pengusaha pribumi dalam memperkokoh kemandirian ekonomi daerah, sekaligus menjadi penggerak utama pembangunan berbasis potensi lokal.
Editor : Muhammad Arya

