nataragung.id, Bandar Lampung — Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Provinsi Lampung terus memperkuat sinergi dengan unsur TNI dalam mendukung komunikasi informasi kebencanaan dan keamanan lingkungan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan jalin komunikasi bersama pejabat baru Kepala Komunikasi dan Elektronika Kodam (Kakomlekdam) 021/Raden Intan, Kolonel Cke Andhitya Sentani.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung di Sekretariat RAPIDA 08 Provinsi Lampung, Jalan Way Rarem Nomor 08, Pahoman, Kota Bandar Lampung, pada Selasa, 29 Desember 2025, dalam suasana hangat, akrab, dan penuh semangat kebersamaan.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara RAPI dan TNI, khususnya dalam bidang komunikasi darurat, kebencanaan, serta dukungan informasi bagi keamanan lingkungan masyarakat.

Ketua RAPI Provinsi Lampung, Edo Saputra Wijaya, SH, MH, mengatakan bahwa RAPI sejak awal berdirinya memiliki komitmen kuat untuk bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan.
“RAPI dari dulu selalu menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU), khususnya terkait informasi kebencanaan dan keamanan lingkungan masyarakat. Kami siap menjadi mitra strategis TNI dalam membantu komunikasi, terutama pada situasi darurat,” ujar Edo.
Ia menambahkan, keberadaan RAPI dengan jaringan anggota yang tersebar hingga ke pelosok daerah menjadi kekuatan tersendiri dalam mendukung sistem komunikasi alternatif, terutama saat jaringan konvensional mengalami gangguan.
Sementara itu, Kakomlekdam 021/Raden Intan, Kolonel Cke Andhitya Sentani, menyambut baik silaturahmi tersebut dan mengapresiasi peran aktif RAPI selama ini. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI dan komunitas komunikasi dalam menjaga stabilitas informasi serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin solid, berkelanjutan, dan produktif antara RAPI Provinsi Lampung dan Kodam 021/Raden Intan demi kepentingan masyarakat luas.
Editor : Muhammad Arya

