nataragung.id, Lampung Selatan – Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan akselerasi sebagai daerah tujuan investasi yang menjanjikan di Provinsi Lampung. Di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, pemerintah daerah dinilai berhasil membangun iklim usaha yang kondusif, ramah investor, serta berorientasi pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Transformasi tata kelola pemerintahan menjadi salah satu kunci utama. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan secara konsisten melakukan penyederhanaan birokrasi perizinan, memperkuat kepastian regulasi, serta mengoptimalkan pelayanan berbasis digital guna memangkas waktu dan biaya bagi pelaku usaha. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan dunia usaha sekaligus menciptakan kepastian hukum dalam berinvestasi.
Selain reformasi perizinan, penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah juga menjadi fokus utama. Posisi strategis Lampung Selatan sebagai gerbang Pulau Sumatera dimaksimalkan untuk mendukung sektor industri, logistik, perdagangan, pariwisata, hingga pengembangan UMKM. Pemerintah daerah membuka ruang sinergi seluas-luasnya dengan pihak swasta untuk mendorong pertumbuhan sektor-sektor produktif tersebut.
Ketua Forum CSR Kabupaten Lampung Selatan, Akbar Bintang P, S.IP, menilai kepemimpinan Egi–Syaiful mencerminkan paradigma baru pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga keberlanjutan dan dampak sosial.
“Pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan dunia usaha, terutama dalam pelaksanaan program CSR yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ini menjadi sinyal positif bagi investor bahwa Lampung Selatan dikelola dengan pendekatan inklusif,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Forum CSR Kabupaten Lampung Selatan, Sunano, S.E., M.M. Menurutnya, stabilitas kebijakan serta kemudahan koordinasi lintas sektor membuat dunia usaha merasa aman dan nyaman dalam menanamkan modalnya.
“Iklim usaha saat ini jauh lebih kondusif. Proses perizinan berjalan cepat dan transparan, komunikasi dengan pemerintah daerah terbuka, serta pelaku usaha merasa dilibatkan sebagai mitra strategis pembangunan,” katanya.
Lebih jauh, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal agar sejalan dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, investasi yang masuk tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan kepemimpinan yang progresif, adaptif, dan berorientasi hasil, Lampung Selatan kian mengukuhkan posisinya sebagai destinasi investasi yang kompetitif dan berdaya saing tinggi. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif.
Editor : Muhammad Arya

