1 Januari 2026, Tahun Baru yang Dimulai dengan Bakwan, Berikut Tips Buat Bakwan Gurih dan Nikmat

0

nataragung.id, Artikel — Hari ini, Kamis 1 Januari 2026. Pagi datang seperti biasa, tanpa dentuman petasan atau euforia berlebihan. Saya bangun seperti hari-hari biasa. Tidak ada perasaan istimewa yang berlebihan, hanya kesadaran bahwa waktu terus berjalan.

Setelah itu, bersiap menuju Masjid Abdullah Husein untuk menunaikan shalat Subuh. Meski harus menerima kenyataan ketinggalan satu rakaat pertama, rasa syukur tetap menyertai. Tahun baru tidak selalu harus sempurna untuk bisa dimulai dengan baik.

Usai Subuh, rumah terasa sunyi dan hangat. Libur awal tahun memberi hadiah yang jarang kita sadari: waktu. Tidak ada kejaran jadwal, tidak ada dering ponsel yang memaksa. Di waktu lengang itulah, pikiran justru kembali ke hal-hal paling sederhana.

Memasak di dapur.

Mengawali 2026, saya tidak menyusun target besar atau resolusi panjang. Saya memilih membuat bakwan. Gorengan sederhana yang sejak kecil sudah menjadi teman setia.

Bakwan adalah makanan favorit saya sejak kecil. Bukan karena mewah, tapi justru karena ia murah, mudah, dan selalu ada. Di masa kecil, bakwan sering menjadi pengganjal lapar, teman nasi, atau sekadar camilan sore yang dinanti. Rasanya gurih, teksturnya renyah, dan yang paling penting: ia dibuat dengan tangan sendiri, dari dapur rumah sendiri.

Baca Juga :  Cermin Retak: BBM untuk Orang Kaya. Oleh : Mukhotib MD *)

Membuat bakwan adalah proses yang jujur. Memotong kol dan wortel, mencampur tepung, menghaluskan bawang putih, bawang merah dan ketumbar. Tidak perlu alat canggih, tidak perlu bahan mahal. Cukup niat dan kesabaran.

Ketika minyak mulai panas dan adonan dituangkan ke wajan, suara desisnya seperti musik pagi. Perlahan berubah warna, dari pucat menjadi kuning keemasan. Di momen itu, saya sadar: kebahagiaan tidak selalu datang dari hal besar. Kadang ia hadir dari wajan kecil dan dapur sederhana.

Bakwan pagi itu lalu ditemani dengan sesuatu yang jauh lebih sederhana, namun sarat makna: air tajin.

Baca Juga :  100 Hari Lampung Selatan Maju bersama Egi-Syaiful
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 90

Air tajin adalah air dari rebusan beras. Ketika beras dimasak, airnya dibayangkan—diambil perlahan—hingga warnanya putih seperti susu. Lalu ditambahkan sedikit gula agar terasa manis. Sederhana sekali.

Di masa kecil, air tajin bukan pilihan gaya hidup sehat. Ia adalah keterpaksaan. Waktu itu, susu bukan sesuatu yang mudah dibeli. Maka air tajin menjadi pengganti. Bukan karena ingin, tapi karena memang hanya itu yang ada.

Namun justru dari air tajin itulah, tubuh tumbuh dan hari-hari terus berjalan.

Kini, di 1 Januari 2026, segelas air tajin terasa jauh lebih mahal daripada susu mana pun. Ia bukan sekadar minuman, tapi pengingat. Tentang masa kecil yang sederhana. Tentang orang tua yang berjuang diam-diam. Tentang hidup yang keras, tapi tetap memberi jalan.

Bagi yang ingin mencoba memulai tahun dengan kesederhanaan yang jujur, berikut tips membuat bakwan rumahan:

Tips Membuat Bakwan Renyah dan Bersahaja:

  1. Gunakan sayuran segar seperti kol, wortel, dan daun bawang.
  2. Campurkan tepung terigu dengan sedikit tepung beras agar lebih renyah.
  3. Tambahkan tumbukan bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan sedikit merica untuk aroma yang dalam.
  4. Gunakan air secukupnya agar adonan tidak terlalu encer.
  5. Goreng dengan minyak panas dan api sedang hingga keemasan.
Baca Juga :  Pentingnya Kalender Tahun 1901 Sampai Tahun 2025 Dalam Menentukan Suatu Peristiwa Bersejarah Yang Pernah Terjadi Oleh : M. Medani *)

Dan jika ingin mengenang kesederhanaan masa kecil, cobalah segelas air tajin hangat—putih, manis tipis, dan jujur.

Tahun baru tidak selalu harus dimulai dengan kemewahan. Kadang, cukup dengan Subuh yang nyaris sempurna, bakwan hangat di pagi hari, dan segelas air tajin yang mengingatkan bahwa kita pernah tumbuh dari keterbatasan.

Dari sana, kita belajar satu hal penting:
hidup boleh sederhana, asal dijalani dengan syukur.

Editor  : Muhammad Arya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini