MUTIARA PAGI : Nikmat yang Sering Terlupa: Masih Bernapas Setiap Pagi. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Sering kali kita menunggu pencapaian besar untuk merasa bersyukur. Gelar, jabatan, harta, atau pujian manusia. Padahal ada satu pencapaian yang tidak pernah kita rencanakan, tidak kita usahakan, namun terus Allah hadiahkan setiap hari: kita masih diberi napas ketika bangun tidur.

Ketika mata terbuka di pagi hari, sesungguhnya itu bukan hal biasa. Banyak orang yang tidur dengan harapan bangun, namun tak pernah lagi membuka mata. Maka bangun dari tidur adalah tanda kasih sayang Allah yang sering kita remehkan.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Kelahiran dari Kepatahan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Lebih dari itu, di saat dunia dipenuhi penyakit, wabah, dan kelemahan tubuh manusia, Allah masih menjaga kita dalam keadaan sehat. Atau jika kita sedang sakit, Allah masih memberi kekuatan untuk bertahan, bersabar, dan berharap. Sehat di tengah orang sakit, atau sabar di saat diri diuji sakit, keduanya adalah nikmat.
Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Jalan Panjang Menuju Pertolongan Allah. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا

“Jika kalian menghitung nikmat Allah, niscaya kalian tidak akan mampu menghitungnya.” (QS. Ibrāhīm: 34)

Bernapas tanpa bantuan alat, jantung berdetak tanpa kita perintah, tubuh bekerja tanpa kita sadari, semuanya adalah bukti bahwa hidup ini ditopang oleh rahmat Allah, bukan semata oleh kekuatan kita.

Maka jangan remehkan hari ini. Jika hari ini engkau masih bernapas, itu berarti Allah masih memberimu kesempatan:
kesempatan untuk bertaubat,
kesempatan untuk berbuat baik, kesempatan untuk memperbaiki diri,
dan kesempatan untuk kembali kepada-Nya.
Karena selama napas masih ada, harapan dan ampunan Allah pun masih terbuka.
(KIS/147).
WaAllahu A’lam

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Berpaling dengan Maaf, Melangkah dengan Kebaikan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini