nataragung.id, Bandar Lampung – Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak pengusaha tangguh dan berdaya saing melalui kegiatan Leadership Talk yang digelar pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh inspirasi di Begadang Resto, Bandar Lampung.
Acara tersebut dirancang sebagai ruang bertukar gagasan, pengalaman, serta jejaring antarpengusaha lokal. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan perayaan ulang tahun ke-57 Ketua HIPPI Kota Bandar Lampung, Yarisma, yang berlangsung sederhana namun penuh kekeluargaan.

Pada kesempatan itu, HIPPI Lampung menghadirkan tokoh inspiratif dunia usaha kuliner, Dasril Sutan Bagindo, pendiri sekaligus pemilik Begadang Group, sebagai pembicara utama. Sosok yang dikenal luas sebagai pelopor kuliner khas Lampung ini membagikan kisah perjuangan panjangnya membangun usaha dari nol hingga menjadi brand yang dikenal luas masyarakat.
Dasril menuturkan bahwa kesuksesan tidak diraih secara instan. Ia menekankan pentingnya ketekunan, konsistensi menjaga kualitas, serta kemampuan membaca peluang pasar dalam menghadapi dinamika dunia usaha yang terus berubah.
Agenda Rutin Penuh Inspirasi
Ketua HIPPI Lampung, Heri Andrian, menyampaikan bahwa Leadership Talk merupakan agenda bulanan organisasi yang bertujuan memperkaya wawasan dan meningkatkan kapasitas anggota HIPPI maupun pengusaha lokal lainnya.
“Ini merupakan pertemuan bulanan kelima yang kami gelar. Setiap bulan, kami berupaya menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman nyata agar dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para pengusaha di Lampung,” ujar Heri.
Ia berharap kegiatan ini mampu membuka perspektif baru bagi para pelaku usaha, khususnya dalam mengelola bisnis secara berkelanjutan dan profesional di tengah tantangan ekonomi.
Belajar dari Praktisi Sukses
Dalam sesi diskusi, Dasril juga mengulas strategi kepemimpinan yang ia terapkan dalam mengelola Begadang Group. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat tidak hanya soal mengatur, tetapi juga memberi contoh, membangun kepercayaan tim, serta menjaga nilai dan visi usaha.
“Bisnis kuliner sangat dinamis. Pengusaha harus adaptif, mau belajar, dan berani berinovasi. Yang terpenting adalah tetap dekat dengan pelanggan dan memahami apa yang mereka butuhkan,” ungkap Dasril di hadapan peserta.

Antusiasme peserta tampak sepanjang acara. Selain anggota HIPPI, kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah pengusaha lintas sektor yang ingin memperluas wawasan kewirausahaan mereka.
Sementara itu, Yarisma mengungkapkan rasa syukurnya dapat merayakan hari ulang tahun di tengah kegiatan yang sarat nilai edukatif dan kebersamaan.
“Ini momen yang sangat berkesan. Saya berharap HIPPI Lampung terus tumbuh menjadi rumah besar bagi pengusaha pribumi untuk saling belajar, berkolaborasi, dan maju bersama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, HIPPI Lampung menegaskan perannya sebagai wadah strategis dalam meningkatkan kualitas pengusaha lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kekuatan wirausaha.
Editor : Muhammad Arya

