nataragung.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) resmi memasuki babak baru. Ketua Umum DPP Ormas MKGR, Adies Kadir, mengumumkan susunan lengkap kepengurusan periode 2025–2030 dalam rapat pleno yang digelar di Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Dalam struktur kepengurusan terbaru tersebut, Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal. Sementara posisi Bendahara Umum diisi oleh Ranny Fahd Arafiq yang juga merupakan Anggota Komisi IX DPR RI.
Adies Kadir yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI menegaskan, pengumuman kepengurusan ini menjadi langkah awal konsolidasi nasional Ormas MKGR dalam menghadapi tantangan organisasi ke depan.
“Ini adalah momentum silaturahmi pertama Ormas MKGR di tahun 2026. Kepengurusan DPP periode 2025–2030 berjumlah sekitar 250 orang, dengan komposisi yang inklusif dan representatif. Alhamdulillah, lebih dari 30 persen di antaranya merupakan perempuan,” ujar Adies.
Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan tertua di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1960, MKGR memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa. Ormas ini juga dikenal sebagai salah satu organisasi pendiri sekaligus sayap utama Partai Golkar.
Satukan Kembali Kekuatan Kader
Adies berharap, kepengurusan baru ini mampu merajut kembali soliditas kader MKGR yang sempat terfragmentasi. Hal tersebut tercermin dari bergabungnya anak dan cucu pendiri MKGR, RH Sugandhi, dalam jajaran pengurus pusat.
Menurut Adies, MKGR ke depan harus tampil sebagai jembatan aspirasi rakyat yang aktif, sekaligus motor penggerak kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dari 102 anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, sebanyak 53 di antaranya merupakan kader MKGR. Ditambah lagi, lima menteri dan dua wakil menteri di kabinet Prabowo–Gibran juga berasal dari MKGR. Ini menunjukkan kapasitas dan kualitas kader MKGR yang siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa hasil Musyawarah Besar MKGR telah menetapkan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, sekaligus komitmen mengawal dan menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“MKGR memiliki peran strategis dalam mendukung agenda politik Partai Golkar dan memastikan pemerintahan Prabowo–Gibran berjalan sukses dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” tambah Adies.
Pelantikan Disertai Aksi Sosial
Rencananya, pengurus DPP Ormas MKGR periode 2025–2030 akan resmi dilantik pada 5 Februari 2026. Acara pelantikan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga akan dirangkai dengan kegiatan sosial berskala besar.
Di antaranya, pemberian santunan kepada 15 ribu anak yatim piatu serta bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Sejak awal, kader MKGR telah bergerak membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Pada saat pelantikan nanti, semangat gotong royong itu akan kami perkuat sebagai wujud nyata tagline Amanat Rakyat, Karya MKGR,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Arya

