nataragung.id – Pemanggilan – Alhamdulillah Rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Subḥanahu wata’ala yang masih memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, dan kesempatan menghidupkan malam-malam Ramadhan.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam, hamba Allah yang paling tekun berdiri di malam hari.
Jamaah yang dirahmati Allah…
Ramadhan memiliki keistimewaan pada malam-malamnya. Jika siang hari kita berjuang menahan lapar dan dahaga, maka malam hari adalah waktu bermunajat, mendekat, dan mencurahkan isi hati kepada Allah.
Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا
“Wahai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk shalat) di malam hari kecuali sedikit.” (QS. Al-Muzzammil: 1–2)
Perintah qiyamul lail pertama kali turun kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam sebelum banyak perintah lainnya. Ini menunjukkan betapa pentingnya shalat malam dalam membentuk kekuatan ruhani.
Jamaah sekalian…
Qiyamul lail bukan hanya Tarawih di masjid. Ia juga bisa berupa:
– Shalat tahajud
– Membaca Al-Qur’an
– Berdzikir dan beristighfar
– Berdoa dengan penuh harap
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
“Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim)
Shalat malam memiliki keistimewaan karena dilakukan saat kebanyakan manusia terlelap. Di saat dunia sunyi, hamba yang bangun untuk Allah memiliki kedudukan istimewa.
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Ada satu waktu yang sangat mulia di malam hari, yaitu sepertiga malam terakhir. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ، فَيَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ، مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita turun ke langit dunia setiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan; siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri; siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Bayangkan, Allah sendiri yang “menawarkan” pengabulan doa dan ampunan.
Jamaah sekalian…
Mungkin kita berkata, “Saya sulit bangun malam.” Maka mulailah dengan yang ringan:
– Tidur lebih awal
– Pasang niat sebelum tidur
– Bangun 10–15 menit sebelum sahur
– Lakukan dua rakaat dengan khusyuk
Tidak harus lama, yang penting istiqamah.
Karena bisa jadi dua rakaat di sepertiga malam, dengan hati yang tulus dan air mata yang jatuh, lebih berat di sisi Allah daripada banyak rakaat tanpa kehadiran hati.
Semoga Ramadhan ini menjadi awal kebiasaan baru, kebiasaan menghidupkan malam, bukan hanya di bulan ini, tetapi juga setelahnya.
اللهم ارزقنا لذة القيام وحلاوة المناجاة
Ya Allah, karuniakanlah kepada kami kelezatan berdiri di malam hari dan manisnya bermunajat kepada-Mu.
Amin ya Rabbal ‘alamin. (KIS/192).
WaAllahu A’lam
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

