nataragung.id – Pemanggilan – Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Subḥanahu wata’ala yang menjadikan Ramadhan sebagai bulan rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam teladan dalam kasih sayang dan kepedulian.
Jamaah yang dirahmati Allah…
Ramadhan bukan hanya tentang hubungan kita dengan Allah (ḥablum minallah), tetapi juga tentang hubungan kita dengan sesama manusia (ḥablum minannas). Puasa melatih empati. Ketika kita merasakan lapar, kita belajar memahami mereka yang setiap hari hidup dalam kekurangan.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan.
Disebutkan dalam hadits:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ
“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ini menjadi teladan bagi kita: semakin kuat ibadah kita, seharusnya semakin lembut pula hati kita.
Jamaah sekalian…
Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:
لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ
“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan yang sempurna sebelum kamu menafkahkan sebagian dari apa yang kamu cintai.” (QS. Ali ‘Imran: 92)
Memberi bukan tentang sisa, tetapi tentang cinta. Memberi bukan tentang banyaknya, tetapi tentang keikhlasan. Ramadhan mengajarkan kita untuk:
– Memberi makan orang yang berbuka
– Membantu fakir dan miskin
– Menguatkan saudara yang sedang kesulitan
– Menebar senyum dan kebaikan
–
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Barang siapa memberi makan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)
Betapa luasnya pintu pahala di bulan ini.
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Kepedulian sosial bukan hanya tentang harta. Bisa jadi:
– Mendengarkan keluh kesah saudara
– Mendoakan orang lain
– Mengunjungi yang sakit
– Memaafkan yang bersalah
Ramadhan adalah bulan melembutkan hati. Jangan sampai kita rajin shalat, tetapi keras terhadap sesama. Jangan sampai kita banyak tilawah, tetapi pelit dalam berbagi.
Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum membangun masyarakat yang peduli, penuh kasih, dan saling menguatkan.
Semoga Allah Subḥanahu wata’ala menjadikan kita hamba-hamba yang ringan tangan dalam kebaikan dan luas hatinya dalam memberi.
اللهم اجعلنا مفاتيح للخير مغاليق للشر
Ya Allah, jadikanlah kami kunci-kunci kebaikan dan penutup bagi keburukan.
Amin ya Rabbal ‘alamin. (KIS/194)
WaAllahu A’lam
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

