nataragung.id – Pemanggilan – Di antara rahasia kehidupan yang sering dilupakan, ada satu kebenaran yang begitu dekat namun terasa jauh: bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan, sejatinya akan kembali memeluk diri kita sendiri. Dan setiap keburukan yang kita biarkan tumbuh, diam-diam akan melukai hati kita sendiri.
Manusia sering mengira ia sedang memberi kepada orang lain, padahal hakikatnya ia sedang menabung untuk jiwanya. Ia mengira ia menyakiti orang lain, padahal luka itu perlahan menggores batinnya sendiri.
Allah Subḥanahu wa Ta‘ala mengingatkan dengan kalimat yang begitu dalam:
﴿ إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ﴾
“Jika kamu berbuat baik, maka (sesungguhnya) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat buruk, maka (kerugian itu) kembali kepada dirimu sendiri.” (QS. Al-Isra’: 7)
Betapa indahnya agama ini mengajarkan kita untuk berbuat baik, bukan sekadar untuk orang lain, tetapi untuk menyelamatkan diri kita sendiri.
Senyuman yang kita berikan, doa yang kita panjatkan untuk orang lain, bantuan kecil yang kita ulurkan, semuanya adalah cahaya yang kelak menerangi jalan kita sendiri.
Dan sebaliknya, kebencian yang kita pelihara, kedzaliman yang kita lakukan, serta kata-kata yang melukai, semuanya adalah bayang gelap yang akan kembali menghampiri kita, cepat atau lambat.
Maka berbuat baiklah, bukan karena manusia pantas menerimanya, tetapi karena jiwa kita membutuhkan kebaikan itu.
Tahanlah amarah, bukan karena orang lain tidak bersalah, tetapi karena hati kita ingin tetap bersih.
Maafkanlah, bukan karena mereka selalu benar, tetapi karena kita ingin pulang kepada Allah dengan hati yang lapang.
Sebab pada akhirnya, perjalanan ini bukan tentang mereka, tetapi tentang kita dan Allah. Dan setiap langkah yang kita pilih hari ini, sedang menulis takdir kita di esok hari. (KIS/209).
WaAllahu A’lam
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

