Halalbihalal Sikambara Lampung, “Sucikan Hati, Hidupkan Tribun”

0

Ajang Silaturahmi Perkuat Kebersamaan dan Kobarkan Semangat Dukungan untuk Bhayangkara Presisi Lampung FC

nataragung.id, Bandar Lampung — Nuansa kehangatan, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan begitu terasa dalam kegiatan halalbihalal Suporter Sikambara Lampung yang digelar di Rumah Makan Minang Indah, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Sabtu (4/4/2026). Mengangkat tema “Sucikan Hati, Hidupkan Tribun”, momentum ini tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkokoh solidaritas dan menghidupkan kembali gelora dukungan terhadap Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Dalam suasana penuh keakraban, Ketua Sikambara Lampung, Junaedi, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kekompakan yang terus terjaga di tengah keluarga besar Sikambara.

“Dengan segala kerendahan hati, saya atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Sikambara Lampung mengucapkan minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan semakin kuat ke depannya,” ungkapnya dengan penuh haru.

Baca Juga :  Bandar Lampung — Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, resmi menandatangani SK Pengurus KONI Provinsi Lampung untuk periode 2025–2029. Penyerahan Surat Keputusan bernomor 91/Tahun 2025 ini dilakukan pada Kamis (10/7/2025), dan akan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, pada Jumat sore (11/7/2025). SK ini sekaligus menjadi penanda pergeseran kekuatan dalam tubuh KONI Lampung. Struktur baru menunjukkan percampuran menarik antara figur lama yang sempat tergeser dan nama-nama baru yang segar, sekaligus menggusur beberapa wajah dari rezim sebelumnya. Salah satu kejutan terbesar adalah kembalinya Edi Purwanto, yang pernah tersingkir ketika Arinal Djunaidi menggantikan Yusuf Barusman. Kini, Edi langsung menduduki posisi strategis dan menggeser Supriyadi Alfian dari Bidang Media dan Humas. Supriyadi sendiri digeser ke Bidang Kerja Sama Antar Lembaga. Tak kalah menarik, kursi bendahara yang selama ini identik dengan Lilyana Ali, akhirnya tergoyahkan. Ia digantikan oleh Christian Chandra, tokoh muda sekaligus Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Lampung. Kursi Dewan Penyantun juga diisi tokoh penting: Faishol Djausal, pengusaha sekaligus ayahanda Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, bersama Umar Ahmad, mantan Bupati Tulangbawang Barat. Sementara itu, Dewan Kehormatan menjadi ajang reuni tokoh-tokoh senior. Di antaranya: M. Alzier Dianis Thabranie, mantan Ketum KONI Lampung, Yusuf S. Barusman, serta mantan Sekum KONI Amalsyah Tarmizi. Jabatan strategis Sekretaris Umum dipercayakan kepada Saiful, sementara posisi Bidang Hukum Keolahragaan dan Advokasi tetap dipegang Sopian Sitepu dan Bey Sujarwo. Beberapa nama lama yang kembali masuk jajaran pengurus antara lain: Herman Afrigal, Sri Sulastuti, dan Rudi Antoni. Sedangkan nama-nama baru yang mewarnai komposisi kali ini di antaranya: Pahada Hidayat, Hanafi Hamidi, Edarwan, dan Watoni Nurdin. SK ini juga telah ditembuskan ke berbagai instansi penting, termasuk Menko PMK RI, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, hingga Kadispora Lampung. Pergantian ini menandai babak baru dalam perjalanan KONI Lampung. Dengan wajah lama dan baru bersatu, masyarakat menanti: akankah olahraga Lampung kembali berjaya, atau justru kembali terjebak pada pola lama? Editor  : Muhammad Arya 

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi titik balik untuk membangkitkan semangat para suporter agar kembali memenuhi tribun stadion. Junaedi mengajak seluruh anggota untuk menunjukkan loyalitas nyata dengan hadir langsung mendukung tim kebanggaan Lampung.

“Sudah saatnya kita kembali memenuhi tribun Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim. Kehadiran kita adalah energi bagi tim. Mari kita buktikan bahwa Sikambara Lampung selalu setia mendukung Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam setiap pertandingan,” tegasnya penuh semangat.

Baca Juga :  Ketua Harian DPD Partai Golkar Prov Lampung Riza Mirhardi Lepas Keberangkatan Kader Ikuti Diklat PP AMPG

Ia juga menegaskan pentingnya evaluasi dalam sistem distribusi tiket, agar seluruh anggota memiliki kesempatan yang adil untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

“Kami akan terus berbenah, memastikan distribusi tiket lebih merata. Suporter sejati adalah mereka yang hadir di stadion, membeli tiket, dan memberi dukungan langsung,” tambahnya.

Sementara itu, tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ismuliadi Zakaria memberikan sentuhan spiritual yang mendalam. Ia mengingatkan bahwa semangat Ramadan tidak boleh berhenti begitu saja, melainkan harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Setelahnya, kita dituntut untuk istiqamah dalam empat hal: menjaga salat lima waktu, menghidupkan salat malam, senantiasa membaca Al-Qur’an walau hanya beberapa ayat, serta menjaga kebersamaan dalam salat berjamaah,” pesannya dengan penuh hikmah.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Umumkan Pemenang Lomba Logo dan Tema Hari Jadi Provinsi Lampung ke-61

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kebersamaan, serta harapan besar agar Bhayangkara Presisi Lampung FC mampu meraih prestasi gemilang di kancah Liga Indonesia Super League.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah, sesi foto bersama, serta santap siang yang semakin mempererat tali persaudaraan. Kehadiran para pengurus dan keluarga besar Sikambara Lampung menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan kecintaan terhadap tim daerah tetap terjaga dan terus menyala.

Editor  : Muhammad Arya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini