Meriahkan Hari Tari Sedunia dan Hardiknas 2026, Ratusan Penari Ramaikan “6 Jam Menari” di Tugu Canang Lampung Tengah

0

nataragung.id – Gunung Sugih – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan “6 Jam Menari” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah ini dipusatkan di Tugu Canang, Gunung Sugih, Minggu (3/5/2026).

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, bersama Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, turut ambil bagian dalam kemeriahan acara dengan menari selendang bersama ratusan masyarakat dan para penari dari berbagai sanggar di Lampung Tengah.

Baca Juga :  Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia Lampung Sukses Gelar Pelantikan Pengurus dan Dzikir Akbar

Kehadiran Plt. Bupati dan jajaran menjadi simbol dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pelestarian seni budaya sekaligus penguatan nilai-nilai pendidikan karakter melalui seni tari. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Lampung Tengah, Febriyantoni, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, serta kelompok penari se-Lampung Tengah.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal serta memperkuat jati diri generasi muda.

“Melalui kegiatan ‘6 Jam Menari’ ini, kita ingin menegaskan bahwa seni tari adalah bagian dari identitas bangsa yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Selain itu, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang kreatif, berbudaya, dan berdaya saing,” ujar I Komang Koheri.

Baca Juga :  Gubernur Lampung: Anak-Anak Sehat dan Cerdas adalah Fondasi Indonesia Maju

Ia juga mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku seni menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah.

Sementara itu, kegiatan “6 Jam Menari” berlangsung meriah dengan penampilan beragam tarian tradisional dan kreasi dari berbagai kelompok penari. Antusiasme masyarakat yang tinggi terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap rangkaian acara, menciptakan suasana yang penuh semangat, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap budaya lokal.

Baca Juga :  DPP KAMPUD Dukung Kejari Lampung Tengah Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Hibah Bakesbangpol

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seni tari semakin dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menjadi media edukasi yang efektif dalam membentuk generasi Lampung Tengah yang berkarakter dan berbudaya. (*/SMh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini