KPGEN PWDPI Bahas Program Kerja 2026: Rosmiati Berikan Arahan Tegas, Tekankan Koperasi Harus Nyata dan Bermanfaat

0

nataragung.id – Bandar Lampung – Koperasi Produsen Gemilang Emas Nusantara (KPGEN) yang berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) menggelar rapat kerja strategis guna merumuskan program kerja jangka pendek dan jangka panjang untuk tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Sekretariat Bersama KPGEN-PWDPI, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Tanjungkarang, Bandar Lampung, pada Kamis (14/5/2026).

Rapat kerja ini berlangsung sangat meriah dan penuh semangat karena dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota KPGEN dari berbagai wilayah. Turut hadir dalam pertemuan penting ini, Ketua UMKM Merah Putih, Shanti; Ketua DPW PWDPI Provinsi Lampung, Rangga; Sekretaris Jenderal DPP PWDPI, Bendera; Bendahara Umum DPP PWDPI, Rosita Gosi, serta dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PWDPI sekaligus Pembina KPGEN, M. Nurullah RS.

Dalam sambutan dan pembukaannya, M. Nurullah RS menegaskan kembali posisi hukum kedua lembaga ini yang sah dan diakui negara, yakni berdasarkan Akta Notaris Fahrurozi, S.H. Nomor 03 tanggal 23 September 2023, serta pengesahan Kemenkumham Nomor AHU-0010136.AH.01.07.Tahun 2023.

“PWDPI adalah organisasi profesi yang sah dan berbadan hukum, sedangkan KPGEN adalah instrumen ekonomi kami. Keduanya harus berjalan beriringan: wartawan berkarya bermartabat, koperasi mengelola potensi ekonomi dari hasil karya dan keahlian anggota. Kita harus buktikan bahwa organisasi yang bersih dan legal ini mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan bersama,” ujar Nurullah RS di hadapan para peserta rapat.

Baca Juga :  Slamet Riadi Berkomitmen Bersama Dewan Pembina PPM Sukseskan Musda di Provinsi Lampung

Keberadaan Ketua UMKM Merah Putih, Shanti, dalam pertemuan ini menjadi sinyal kuat akan rencana kolaborasi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku usaha di Lampung. Sementara itu, kehadiran Rangga (Ketua DPW PWDPI Lampung), Bendera (Sekjen DPP), dan Rosita Gosi (Bendahara Umum DPP) menunjukkan komitmen penuh kepemimpinan pusat dan daerah untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai koridor aturan yang berlaku.

Dikesempatan yang sama, pada sesi pemaparan materi dan pengambilan keputusan, Ketua KPGEN, Rosmiati, menyampaikan paparan rencana kerja sekaligus memberikan arahan tegas kepada seluruh pengurus, manajemen, dan anggota yang hadir. Ia menekankan bahwa seluruh program kerja yang disusun harus bersifat aplikatif, terukur, dan manfaatnya langsung dirasakan oleh anggota.

“Saya berikan arahan tegas kepada seluruh pengurus, manajemen, dan rekan-rekan anggota yang hadir hari ini: Jangan ada program yang hanya indah di atas kertas, tapi kosong pelaksanaannya. Apa yang kita susun dan sepakati hari ini harus jelas tujuannya, jelas waktunya, dan harus ada hasil nyatanya. Koperasi ini milik kita semua, maka kejujuran dan tanggung jawab adalah harga mati,” tegas Rosmiati dengan nada serius di hadapan para peserta.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PDIP DPRD Lam-sel, Hendry Gunawan, Sampaikan Ucapan Selamat Penuh Harapan Atas Terpilihnya Winarti dan Lesty

Lebih lanjut, Rosmiati menginstruksikan empat poin utama yang menjadi prioritas kerja dan wajib menjadi pedoman seluruh jajaran:

Pertama  Fokus Layanan Keuangan Anggota: Penguatan layanan simpan pinjam dan pembiayaan harus dipermudah prosedurnya, aman, dan bunganya menguntungkan anggota, bukan memberatkan.

“Dana koperasi harus dikelola dengan sangat ketat, transparan, dan akuntabel. Setiap rupiah yang masuk dan keluar harus ada buktinya,” tegasnya.

Kedua : Maksimalkan Potensi Keahlian: Sebagai koperasi yang bernaung di bawah organisasi wartawan, KPGEN wajib mengoptimalkan produk jurnalistik, penerbitan buku, konten media kreatif, serta layanan publikasi dan dokumentasi. “Keahlian menulis dan jurnalisme adalah modal besar kita, ubah itu menjadi nilai ekonomi yang sah dan legal,” tambahnya.

Ketiga: Perluas Kemitraan dan Kerja Sama: Seluruh pengurus diminta aktif menjalin kerja sama strategis. Kehadiran Ibu Shanti dari UMKM Merah Putih diharapkan menjadi awal langkah besar untuk menggandeng instansi pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha mikro di seluruh Lampung. “Kita harus hadir menjadi mitra terpercaya dalam layanan komunikasi, jasa, dan perdagangan produk lokal,” ujar Rosmiati.

Ke-empat: Tertib Administrasi dan Pembukuan: Ia mengingatkan, karena organisasi ini berbadan hukum sah, maka seluruh pembukuan, data keanggotaan, dan perizinan harus tertib sesuai Undang-Undang Perkoperasian.

Baca Juga :  Pastikan Harga Bahan Pokok Aman, Wali Kota Bandar Lampung Hj Eva Dwiana Sidak ke Sejumlah Pasar

“Kerja kita harus rapi dan bersih, jangan sampai ada celah administrasi yang merugikan organisasi maupun anggota,” pesannya.

Dalam pertemuan tersebut, Rosmiati juga memaparkan rincian teknis program yang telah disepakati bersama. Untuk jangka pendek tahun 2026, prioritas meliputi: penguatan sistem layanan keuangan, produksi dan pemasaran karya kreatif, layanan jasa publikasi dan konsultasi, serta sosialisasi masif keanggotaan ke seluruh kabupaten/kota se-Lampung.

Sedangkan untuk program jangka panjang yang dirancang hingga tahun 2028–2029, targetnya lebih ambisius, meliputi pembangunan ekosistem usaha terpadu, pendirian pusat pelatihan sumber daya manusia, transformasi menjadi koperasi berbasis digital, serta memperluas jangkauan pasar hingga tingkat nasional.

“Kita ingin KPGEN menjadi koperasi modern, mandiri, dan menjadi rujukan gerakan ekonomi kerakyatan di Provinsi Lampung. Saya minta seluruh pengurus bekerja dengan tulus, disiplin, dan menjaga amanah ini sebaik mungkin,” pungkas Rosmiati.

Seluruh peserta rapat tampak antusias dan sepakat menyambut rencana kerja tersebut. Hasil rapat ini akan segera dituangkan dalam dokumen resmi dan ditandatangani sebagai panduan kerja operasional seluruh jajaran pengurus KPGEN dan PWDPI ke depannya. (SMh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini