Pemkab Lampung Selatan Perkuat Program HELAU, Dorong Jadi Budaya Masyarakat hingga Tingkat Desa

0

nataragung.id – Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat implementasi Program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul) agar tidak hanya menjadi slogan pembangunan, tetapi tumbuh sebagai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi mingguan yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (2/6/2026). Dalam rapat itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, mengikuti kegiatan secara virtual dan menyampaikan sejumlah arahan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Supriyanto mengatakan, hasil evaluasi menunjukkan implementasi Program HELAU masih perlu diperkuat di berbagai sektor pembangunan. Menurutnya, HELAU tidak boleh dipahami sebatas kegiatan seremonial maupun aksi kebersihan lingkungan semata.

Baca Juga :  Bupati Egi Serahkan Gaji-TPP ke-13 ASN dan Launching Gajian THLS Setiap Tanggal 1

“Konsep HELAU ini masuk ke seluruh tupoksi perangkat daerah. Jadi tidak hanya tertumpu pada kecamatan atau perangkat daerah tertentu, tetapi seluruh perangkat daerah harus mengambil peran sesuai bidangnya masing-masing,” ujar Supriyanto.

Ia menjelaskan, nilai-nilai HELAU dapat diterapkan dalam seluruh aspek pembangunan daerah. Mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, pengembangan UMKM, hingga pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta menghadirkan program dan inovasi yang berdampak nyata, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.

Setiap kebijakan dan kegiatan pembangunan diharapkan mampu mencerminkan semangat HELAU yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.


Selain penguatan di internal pemerintah, Pemkab Lampung Selatan juga akan mengoptimalkan sosialisasi Program HELAU kepada masyarakat, unit pelaksana teknis (UPT), dunia usaha, hingga sektor swasta di seluruh wilayah Lampung Selatan.

Baca Juga :  Lampung Selatan Tuan Rumah AIYEP 2025. 42 Pemuda Australia–Indonesia Bakal ‘Nyantrik’ di Bumi Khagom Mufakat

Langkah tersebut dilakukan agar pemahaman mengenai HELAU semakin luas dan mampu mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Program ini harus sampai ke masyarakat. Jangan sampai HELAU hanya dipahami di lingkungan pemerintah saja. Yang kita inginkan adalah tumbuhnya kesadaran bersama sehingga HELAU menjadi budaya di Lampung Selatan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Supriyanto juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.

Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat memerlukan peran aktif seluruh pihak serta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga :  Tagline "Bismilah Bisa" Cepat Menyebar di Jajajaran Lampung Selatan, di Awali Dengan Merubah Warna Cat Perkantoran

Ia menegaskan, setiap hasil rapat koordinasi harus ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh perangkat daerah. Dengan demikian, program-program yang telah direncanakan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Melalui penguatan implementasi tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap Program HELAU mampu berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mengakar hingga ke tingkat masyarakat.

Dengan dukungan seluruh elemen daerah, cita-cita mewujudkan Lampung Selatan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul diharapkan dapat tercapai secara lebih optimal. (mara-kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini