Naniek MBG Oleh : M.Habib Purnomo Aktivis PWNU Lampung, tinggal di Bandar Lampung

0

nataragung.id – Bandar Lampung – Pada masa pemerintahan Jokowi publik sering membaca tulisan opini seorang jurnalis bernama Nanik S ( Sudaryati) Deyang yang cukup kritis.

Pada Pilgub DKI Nanik S Deyang tim nya Jokowi namun kemudian pada pilpres pindah sebagai tim dan orang dekatnya Prabowo. Tulisan-tulisan opini Nanik S Deyang di anggap representasi (mewakili) aspirasi para pendukungnya Prabowo yang mengkritisi kebijakan pemerintah waktu itu.

Nanik S Deyang pula salah satu seorang yang memblow-up (mem viralkan) Ratna Sarumpaet sebagai pendukungnya Prabowo yang digebuki orang tidak dikenal (OTK)

Baca Juga :  Awas, Jangan Terlalu Dekat dengan Si Impulsif! Ini Bahaya yang Mengintai - MAJALAH NATAR AGUNG

Kini sebagai orang dekatnya Prabowo yang sukses membangun opini waktu pilpres, Nanik S Deyang memdapat amanah yang sangat besar yaitu mengepalai BGN (Badan Gizi Nasional) sebuah jabatan setingkat menteri yang bertugas mendistribusikan program MBG (Makan Bergizi Gratis ), program andalan presiden Prabowo dengan anggaran yang sangat besar yaitu kisaran Rp.268 trilyun dan bahkan terbesar dibanding anggaran para menteri manapun

Prahara yang baru menimpa pimpinan BGN , dimana tiga pimpinannya setelah di copot dari jabatan sekarang di tahan oleh Kejaksaan Agung karena korupsi MBG menjadi PR untuk kepemimpinan Nanik S Deyang.

Baca Juga :  Jam Karet dan Krisis Pendidikan Disiplin: Kajian Psikologi Pendidikan tentang Budaya Ngaret di Indonesia

Setiap pungutan dari setiap ompreng/piring dari dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) berdampak turunnya kualitas dan kuantitas jatah makanan yang di sajikan di ompreng, akan terus di kritisi oleh publik karena walau istilahnya makan bergizi gratis sebenarnya tidak gratis karena MBG yang dibagikan itu berasal dari dana APBN bahkan dari pos sektor pendidikan yang artinya juga uang-nya rakyat.

Bila Nanik S Deyang tidak mampu menghilangkan pungutan-pungutan liar dari jatah MBG dan menjaga kualitas MBG artinya Nanik S Deyang gagal sebagai pimpinan BGN .

Baca Juga :  Di Balik Proses Tari Yang Tidak Mudah: Peran Seni Tari Dalam Perspektif Psikologi Pendidikan. Oleh: Muhammad Galang Irawan *)

Kalau dimasa pemerintahan sebelumnya Nanik S Deyang melalui tulisan opininya sibuk nyinyir mengkritisi kebijakan pemerintah, sekarang Nanik S Deyang sebagai pejabat tinggi pemerintah yang mengepalai Badan Gizi Nasional dengan anggaran terbesar di APBN berganti posisi, GANTIAN di kritisi oleh publik. (*)

Keterangan foto: Tulisan yang pernah di unggah oleh Nanik S Deyang di akun medsos pribadinya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini