Amerika Versus Iran (Kesepakatan Damai) Oleh: M.Habib Purnomo // Aktivis PWNU Lampung, tinggal di Bandar Lampung

0

nataragung.id – Bandar Lampung – Melihat perang antara Amerika – Israel versus Iran kita seperti di suguhi pertandingan tarung bebas MMA di medan laga ringnya UFC.

Ketika Amerika – Israel memukul Iran, dibalas dipukul oleh Iran. Ketika Amerika – Israel menendang Iran, balas ditendang dengan tendangan yang cukup telak oleh Iran. Maka terjadilah saling pukul dan saling tendang.

Rupanya dengan serangan pukulan dan tendangan jarak jauh Amerika dan Israel, pihak Iran bukan hanya ngelawan tapi bahkan merepotkan Amerika dan Israel. Selain wilayah-wilayah Israel mengalami kehancuran karena di rudal Iran, juga pangkalan-pangkalan militernya Amerika di negara-negara Arab (Kuwait, Bahrain dan UEA) hancur dirudal oleh Iran.

Tibalah saatnya dengan keunggulan armada perangnya yang terhebat di dunia, Amerika menggunakan jurus mautnya yaitu kuncian ala pertandingan gulat, di kuncinya laut yang mengarah ke selat Hormuz dengan tujuan agar Iran tidak bisa bernafas ekonominya dan kemudian menyerah.

Baca Juga :  Cinta Maya, Luka Nyata: Kisah AF dan Senja

Iran yang sudah 47 tahun dikunci (embargo) oleh Amerika sejak 1979 ternyata dengan jurus kuncian itu tidak tercekik ekonominya karena sudah terbiasa bernafas lewat jalur belakang (laut Kaspia) ke tetangga dekatnya yang juga musuhnya Amerika yaitu RUSIA.

Iran juga bisa bernafas lewat jalur samping kiri ke Pakistan, dari Pakistan ke Cina yang juga mitra koalisi Iran.

Iran juga bisa bernafas lewat jalur samping kanan ke Turki dan Irak

Kuncian Amerika memblokade laut yang kearah selat Hormuz dibalas Iran dengan mencekik selat Hormuz, sebuah selat jalur terpenting transportasi minyak dan gas dunia dari Timur Tengah.

Tinggal lah adu kuat dan tahan nafas, ternyata dengan di cekiknya selat Hormuz oleh Iran, ekonomi dunia terguncang, terjadi demo diberbagai negara di dunia termasuk di Amerika sendiri warganya tidak tahan situasi ekonomi yang terjun bebas , Trump di Amerika sendiri menjelang pemilu paruh waktu bulan Nopember 2026, berdasar survey terakhir tinggal didukung hanya 27% warga Amerika, banyak pemerintahan di dunia mulai goyang, demo terjadi di mana-mana, rakyatnya menjerit karena harga-harga melambung tinggi. Ditambah sejak awal memang negara Eropa tidak mendukung serangan Amerika ke Iran.

Baca Juga :  Tips Anti Sinusitis dan Penyembuhan Tanpa Obat

Tidak ada alternatif lain, Trump harus mengajukan kesepakatan damai, supaya Iran melepas cekikannya di selat Hormuz, sementara zionis Israel si anak manja yang bercita-cita jadi satu-satu nya negara super power di Timur Tengah dengan visi negara Israel rayanya dengan cara melumpuhkan Iran, sekarang ngambek ke Amerika karena Trump ajukan kesepakatan damai ke Iran.

Iran yang sangat hafal wataknya Amerika dan Israel menyetujui damai tapi tetap tidak percaya dengan Trump dan menggunakan momentum kesepakatan damai itu untuk persiapan perang selanjutnya bila beberapa saat nanti di serang lagi oleh Amerika dan Israel.

Baca Juga :  DUNIA WANITA - 9 Tips Hilangkan Stres Pada Wanita, Nomor 6 Paling Ampuh

Kesepakatan damai ini inisiatif Trump, ibarat pertarungan bebas di atas ring, ini hanya lonceng tanda istirahat ronde pertama untuk kemudian nanti lanjut ke ronde kedua.

Akar masalah konflik Amerika dan Israel versus Iran adalah karena Iran membela Palestina yang sedang dijajah oleh Israel atas bantuan Amerika, bila ingin terjadi kesepakatan perdamaian yang lebih permanen antara Amerika dengan Iran caranya yaitu dengan Amerika mengakui kemerdekaan Palestina.

Bukankah sekarang mayoritas negara-negara anggota PBB sudah mengaakui Palestina merdeka, kecuali Amerika, Israel, Papua Nugini, Argentina, dan beberapa negara kecil?
Tabiik……

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini