DPRD Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Ingatkan Validitas Data Demi Anggaran Tepat Sasaran

0

nataragung.id Bandar Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang mulai dijalankan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung.

Menurut Ahmad Giri Akbar, pelaksanaan Sensus Ekonomi menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah melalui penyediaan data ekonomi yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang valid dinilai menjadi instrumen penting dalam menentukan arah kebijakan serta memastikan penggunaan anggaran daerah berjalan secara tepat sasaran.

Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, DPRD, dan BPS dalam mendukung suksesnya pelaksanaan sensus ekonomi sepuluh tahunan tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Lampung  Adakan Kegiatan Sharing Session Teknis fotografi dan  Videografi Bagi Personil TNI, Guna Memperkuat Sinergi Komunikasi Dengan Kodam XXI/Radin Inten 

“Kami di legislatif mengapresiasi langkah yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi Lampung bersama BPS dalam memulai proses pendataan ini. Validitas data merupakan kunci utama pembangunan. Tanpa data yang akurat, kebijakan maupun alokasi APBD yang disusun bersama berpotensi tidak tepat sasaran. Karena itu kami mengimbau seluruh pelaku usaha, mulai dari skala rumah tangga hingga perusahaan besar, agar memberikan informasi yang jujur dan terbuka kepada petugas BPS,” ujar Ahmad Giri Akbar, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga :  Lampung Jadi Contoh Nasional, Raih Predikat BB SAKIP dan A- Reformasi Birokrasi

Lebih lanjut, Ketua DPRD juga mendorong agar BPS terus memperkuat sosialisasi kepada masyarakat sehingga pelaksanaan pendataan lapangan dapat berjalan optimal dan memperoleh tingkat partisipasi yang tinggi.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting dalam membaca dinamika ekonomi daerah, terutama dalam memetakan perkembangan sektor usaha mikro, kecil, dan rumah tangga yang selama ini belum seluruhnya terdokumentasi secara formal.

Ia menilai, apabila pemetaan sektor informal dan pelaku UMKM dapat dilakukan secara presisi, maka berbagai kebijakan seperti stimulus ekonomi, penyaluran program bantuan, hingga perencanaan investasi daerah akan menjadi lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Komisi V DPRD Lampung Dorong Kebijakan yang Mendukung Perluasan Lapangan Pekerjaan

DPRD Provinsi Lampung berharap momentum pelaksanaan SE2026 tidak hanya menjadi agenda pendataan semata, tetapi juga menjadi bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan perencanaan pembangunan yang berbasis data, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat menuju terwujudnya Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045. (*/SMh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini