nataragung.id – Sidomulyo – Kebersamaan dan kepedulian lingkungan kembali berdenyut di tingkat akar rumput. Warga Dusun Kampung Duren, Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar aksi gotong royong massal pada Minggu (28/6/2026) pagi.
Gerakan swadaya ini difokuskan pada pembersihan fasilitas umum, melingkupi jalan lintas Sidomulyo hingga ke sudut-sudut gang pemukiman dengan total bentangan area mencapai kurang lebih 1.500 meter.

Aksi bersih-bersih lingkungan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berpusat di halaman Masjid Jami At-Taqwa Dusun Kampung Duren. Gerakan berkala tersebut merupakan wujud nyata keterpaduan antara langkah tanggap jajaran pemerintah desa dan kesadaran segenap lapisan masyarakat.
Kepala Desa Seloretno mengungkapkan bahwa aksi gotong royong ini dijalankan dalam rangka mendukung penuh sekaligus menyukseskan program gerakan “Lampung Selatan HELAU” (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) yang dicanangkan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Melalui keterlibatan aktif di tingkat dusun, program berskala kabupaten tersebut dapat membumi dan dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.

Senada dengan hal itu, Kepala Dusun Kampung Duren Abdullah, bersama Kasi Kesra Desa Seloretno Sardik, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut dari imbauan kepala desa guna memastikan setiap wilayah menggalakkan aksi padat karya dan kebersihan di setiap hari Minggu. Pihaknya mengaku sangat bersyukur atas tingginya antusiasme yang ditunjukkan warga RT 01 dan RT 02.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh warga yang begitu antusias mengikuti gotong royong ini. Harapan kami ke depan, semangat ini terus dirawat dan ditingkatkan, bukan sekadar untuk kebersihan lingkungan, melainkan sebagai media efektif untuk menyambung dan mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar Abdullah di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, di tengah jalannya kegiatan, jajaran pengurus lingkungan dan warga memberikan apresiasi tinggi atas pola pendekatan pemimpin desa yang bersahaja. Perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Seloretno, Yayat Hidayat, yang turut membaur di lapangan bersama warga menegaskan bahwa urusan kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak semata.
“Kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Ketika jajaran aparatur desa, mulai dari pamong hingga RT, mau turun langsung memegang sapu dan cangkul bersama masyarakat, di situlah letak kekuatan sejati kita. Jalinan rukun seperti ini yang membuat kampung kita kokoh dan berdaya,” ungkap Yayat Hidayat.
Kegiatan yang diakhiri dengan ramah tamah dan diskusi santai di salah satu rumah warga ini diharapkan mampu menjadi pemantik konsistensi bagi warga lainnya di Desa Seloretno dalam menjaga kelestarian lingkungan berbasis kepedulian warga. (edi’s)

