nataragung.id – Natar – Tidak selalu badai yang membelah lautan, kadang hanya hembusan angin lembut yang mengantarkan bahtera ke tepian.
Begitulah cara Allah menolong hamba-Nya. Diam, lembut, tak terduga, namun selalu tepat waktu.
Ketika Allah ingin mengeluarkan Yusuf AS dari kegelapan penjara, Dia tidak menurunkan malaikat untuk merobohkan pintu besi, tidak pula mengguncangkan bumi dengan petir yang dahsyat.
Allah hanya mengirimkan sebuah mimpi, bisikan halus di hati seorang raja yang sedang terlelap.
Dari mimpi itu terbuka jalan, dari tidur seorang penguasa lahirlah kebebasan seorang nabi.
Begitulah, Allah tidak mengumpulkan pada hamba-Nya sempitnya masalah dan sempitnya jalan keluar sekaligus.
Jika hatimu hari ini terkurung dalam kesedihan, atau langkahmu tertahan di antara dinding takdir yang tinggi, ingatlah: pertolongan Allah tidak selalu datang dengan gemuruh, kadang ia datang dengan tenang—seperti mimpi Yusuf.
Maka gantungkanlah hatimu hanya kepada-Nya, karena siapa yang menggenggam Allah dalam sabarnya, akan melihat pintu-pintu terbuka, bahkan tanpa tahu dari mana kuncinya datang. (94)
WaAllahu A’lam
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

