nataragung.id – Natar – “Pecah bukanlah akhir dari segalanya, bahkan terkadang awal dari kehidupan baru.”
Ada kalanya hidup mengantarkan kita pada titik paling rapuh: hati yang retak, harapan yang pudar, dan langkah yang kehilangan arah.
Kita merasa semuanya telah berakhir, seakan tidak ada lagi yang bisa diselamatkan. Namun sering kali, justru pada momen-momen itulah pintu kehidupan baru mulai terbuka.
Seperti biji yang harus pecah sebelum tumbuh menjadi pohon, atau seperti fajar yang lahir setelah gelap yang paling pekat, kepatahan kadang menjadi syarat bagi kelahiran kekuatan baru.
Pecah membuat kita menata ulang, memahami diri lebih dalam, dan menemukan ruang yang selama ini tertutup oleh rasa nyaman.
Jangan takut pada yang retak. Setiap pecahan membawa cahaya, setiap keruntuhan membuka jalan, dan setiap kesedihan mengajarkan kita untuk tumbuh lebih tinggi dari sebelumnya.
Karena sering kali, hidup baru justru dimulai dari sesuatu yang terlihat berakhir. (KIS/128).
WaAllahu A’lam
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

