nataragung.id – Pemanggilan – Alhamdulillah Rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah yang masih memberi kita kesempatan berada di malam-malam terakhir Ramadhan.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam, yang bersungguh-sungguh dalam ibadah di sepuluh malam terakhir.
Jamaah yang dirahmati Allah…
Kita telah memasuki fase paling istimewa dalam Ramadhan: sepuluh malam terakhir. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar.
Allah Subḥanahu wata’ala berfirman dalam Surah Al-Qadr:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
Seribu bulan setara dengan lebih dari 83 tahun. Artinya, satu malam ini lebih baik daripada umur rata-rata manusia. Betapa besar karunia Allah bagi hamba-Nya.
Jamaah sekalian…
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan, terutama pada malam-malam ganjil.
Mengapa Allah merahasiakan waktunya?
Jawabannya, agar kita bersungguh-sungguh di semua malam, bukan hanya satu malam saja.
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam: “Ya Rasulullah, jika aku mengetahui Lailatul Qadar, doa apa yang sebaiknya aku baca?”
Beliau menjawab:
اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني
“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi)
Perhatikan, doa yang diajarkan bukan meminta harta, bukan meminta jabatan, tetapi meminta ampunan. Karena ampunan Allah adalah kunci keselamatan dunia dan akhirat.
Jamaah sekalian…
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam ketika memasuki sepuluh malam terakhir:
– Mengencangkan sarungnya (bersungguh-sungguh dalam ibadah)
– Menghidupkan malamnya
– Membangunkan keluarganya
Artinya, beliau meningkatkan kualitas ibadahnya.
Maka jangan sampai kita justru melemah di akhir Ramadhan. Jangan sampai semangat kita justru turun ketika pahala sedang dilipatgandakan.
Perbanyak:
– Qiyamul lail
– Tilawah Al-Qur’an
– Istighfar
– Sedekah
– Doa yang sungguh-sungguh
Jamaah yang dirahmati Allah…
Bisa jadi malam ini adalah Lailatul Qadar. Bisa jadi ini kesempatan terakhir kita dalam hidup. Tidak ada yang menjamin kita bertemu Ramadhan tahun depan.
Mari kita manfaatkan sisa malam dengan sepenuh hati.
Semoga Allah Subḥanahu wata’ala mempertemukan kita dengan Lailatul Qadar, menerima amal ibadah kita, dan mengampuni seluruh dosa kita.
Amin ya Rabbal ‘alamin. (KIS/204)
WaAllahu A’lam
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

