Arab Saudi Diantara Konflik Iran Versus Amerika – Israel. Oleh : M. Habib Purnomo // Aktivis PWNU Lampung

0

nataragung.id – Bandar Lampung – Berdasarkan catatan yang ada, Arab Saudi adalah pengimpor senjata terbesar dari Amerika Serikat dan Mesir pengimpor senjata terbesar kedua dari negara Paman Sam tersebut.

Di bidang militer dan politik Arab Saudi adalah mitra terpenting Amerika di antara negara-negara kawasan Arab lainnya.

Namun demikian, pasca perang dingin tahun 1991, terjadi peningkatan hubungan ekonomi antara Arab Saudi dengan China.

Milyaran dolar uang Arab Saudi di tanam dan di putarkan oleh China. Tentu kita masih ingat setelah hingar-bingar publik Indonesia dengan hangatnya menyambut Raja Salman beserta rombongan besarnya ke Indonesia bahkan sempat berlibur ke Bali, ternyata perjalanannya di lanjutkan ke China dan di China, Arab Saudi lagi-lagi menanamkan uangnya dalam jumlah sangat besar .

Baca Juga :  Dibalik Bencana Masih Ada Asa . Oleh : Gunawan Handoko *)

Kalau sekarang banyak produk China menyebar ke seluruh dunia, bisa jadi modalnya sebagian dari Arab Saudi.

Jama’ah haji dan umroh dengan gampangnya bisa melihat dan membeli barang-barang made in China di Mekah.

Beberapa tahun yang lalu China juga memediasi perdamaian antara Arab Saudi dengan Iran. Sekarang dalam situasi perang, pangkalan militernya Amerika di Arab Saudi yang digunakan untuk menyerang Iran malah di serang oleh Iran. Di sisi lain China yang juga mitranya Arab Saudi membantu Iran, dalam menghadapi Amerika dan Israel.

Baca Juga :  Ejakulasi Dini, Lari di Saat Tak Punya Nyali Lagi. ✍️ Pepih Nugraha //Owner and Founder Pepnews

Beberapa minggu sebelum Iran di serang Amerika dan Israel sudah diadakan Gladi Resik latihan perang antara Iran dan China.

Pada titik inilah terjadi sikap ambivalennya (mendua) Arab Saudi.

Arab Saudi mitranya Amerika , Arab Saudi juga mitranya China, di sisi lain sudah ada perjanjian damai antara Arab Saudi dengan Iran atas mediasi China.

Baca Juga :  Kenaikan Tarif Tol Lampung Di Tengah Luka Ekonomi Rakyat. Oleh: Junaidi Ismail, SH | Wartawan Utama – Dewan Pers

Dengan adanya perang sekarang ini, maka akan terjadi perubahan sikap politikkah diantara mereka ini.
Wallahu A’lam,. hanya sejarah yang akan mengungkapnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini