Mimbar Jum’at : Doa yang Menghimpun Kebaikan Dunia dan Akhirat. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Di antara doa yang paling agung dan paling sering dipanjatkan oleh kaum beriman adalah doa yang Allah abadikan dalam Al-Qur’an:
Firman Allah Ta’ala:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

Para ulama menjelaskan bahwa “kebaikan dunia” dan “kebaikan akhirat” itu luas maknanya. Dalam doa-doa para salihin, kebaikan itu dirinci agar lebih jelas dan lebih menyentuh hati.
Kebaikan di Dunia

1. Terjaga Agamanya

Agama adalah nikmat terbesar. Tanpa agama yang lurus, dunia menjadi hampa.

Doa Nabi shallallahu alaihi wasallam:

اللَّهُم أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي

“Ya Allah, perbaikilah agamaku yang menjadi penjaga seluruh urusanku.” (HR. Muslim)

2. Sehat Jasmani

Kesehatan adalah nikmat yang sering dilalaikan.
Sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Baca Juga :  KHUTBAH JUMAT : 7 Keutamaan Menjadi Guru - Penyebar Cahaya, Pewaris Nabi, Peletak Masa Depan Ummat. Oleh : Ustadz H. Komiruddin, Lc *)

3. Bertambahnya Ilmu

Ilmu adalah cahaya yang menuntun hidup.
Firman Allah :

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

“Dan katakanlah: Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.” (QS. Thaha: 114)

4. Berkahnya Rezeki

Rezeki yang sedikit tapi berkah lebih baik daripada banyak tapi melalaikan.

Firman Allah:

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

“Dan tidak ada satu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah yang menjamin rezekinya.” (QS. Hud: 6)

Doa Nabi

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا

“Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang Engkau berikan.”

5. Kesempatan Taubat Sebelum Mati

Inilah puncak kebaikan dunia: pulang dalam keadaan bersih. Firman Allah:

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ

“Dan bertaubatlah kalian semua kepada Allah, wahai orang-orang beriman.” (QS. An-Nur: 31)

Sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

إِنَّ اللَّهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ

“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama nyawanya belum sampai di tenggorokan.” (HR. Tirmidzi)

Kebaikan di Akhirat:

1. Turunnya Rahmat Saat Ajal Menjemput

Saat kematian datang, yang kita harapkan hanyalah rahmat Allah. Firman Allah:

Baca Juga :  ALLAH BERGEMBIRA

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا… تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan ‘Tuhan kami adalah Allah’ kemudian istiqamah, maka malaikat turun kepada mereka…” (QS. Fussilat: 30)

2. Terampuninya Dosa Setelah Mati

Harapan setiap hamba adalah diampuni. Firman Allah:

إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا

“Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.” (QS. Az-Zumar: 53)

3. Diringankan Saat Sakaratul Maut

Sakaratul maut adalah saat paling berat. Doa Nabi

اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَكَرَاتِ الْمَوْتِ

“Ya Allah, ringankanlah bagi kami sakaratul maut.”

4. Selamat dari Api Neraka

Inilah inti keselamatan akhirat. Firman Allah:

فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ

“Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung.” (QS. Ali Imran: 185)

5. Dimudahkan dan Dimaafkan Saat Hisab

Hari hisab adalah hari yang menegangkan.
Sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam

مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ عُذِّبَ

“Barangsiapa yang dihisab secara rinci, maka ia akan diazab.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka kita memohon hisab yang ringan dan penuh ampunan.

Baca Juga :  MIMBAR JUMAT - Menjadi Yang Terbaik. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Inilah doa yang menghimpun kebaikan di dunia dan akhirat, yangbsering kita sebut dengan doa selamat

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِي الدِّينِ، وَعَافِيَةً فِي الْجَسَدِ، وَزِيَادَةً فِي الْعِلْمِ، وَبَرَكَةً فِي الرِّزْقِ، وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ
وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ، وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ، وَتَخْفِيفًا عِنْدَ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, kesehatan pada jasad, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, dan taubat sebelum mati.
Kami juga memohon rahmat saat kematian, ampunan setelah mati, keringanan saat sakaratul maut, keselamatan dari api neraka, dan maaf saat hisab.”

Inilah doa yang merangkum seluruh harapan hidup seorang hamba. Dunia yang kita jalani hanyalah persinggahan, sementara akhirat adalah tujuan.

Maka siapa yang diberi kebaikan dunia yang menuntunnya kepada akhirat, sungguh ia telah mendapatkan segala-galanya. []

#KIS
#Shobahul_khair
#Mimbar_Jumat

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini