Mutiara Pagi : Balasan Agung bagi Orang-Orang yang Bersabar. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Hidup di dunia tidak akan pernah lepas dari ujian. Kadang manusia diuji dengan kesulitan, kehilangan, rasa takut, sakit, kekecewaan, bahkan pengkhianatan dari orang yang pernah dipercaya. Semua itu adalah bagian dari sunnatullah dalam kehidupan. Karena itu, Allah tidak menjanjikan hidup tanpa masalah, tetapi Allah menjanjikan pertolongan, ampunan, dan balasan yang besar bagi orang-orang yang bersabar.

Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:

وَجَزَاهُم بِمَا صَبَرُوا جَنَّةً وَحَرِيرًا

“Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka, (yaitu) surga dan pakaian sutra.”
(QS. Al-Insan: 12)

Ayat ini menunjukkan bahwa kesabaran memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah. Allah menjadikan “kesabaran” sebagai sebab datangnya surga. Ini memberi isyarat bahwa ujian dan kesulitan adalah sesuatu yang pasti terjadi dalam kehidupan manusia. Namun, yang membedakan derajat seorang hamba bukanlah besar kecilnya ujian, melainkan bagaimana ia bersabar ketika ujian itu datang.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Tekad dan Jalan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Allah juga berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Dan sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155)

Perhatikan, Allah tidak mengatakan “jika” ujian datang, tetapi “sungguh Kami akan menguji kalian.” Artinya, ujian adalah kepastian. Maka kebahagiaan sejati bukan pada hidup tanpa masalah, tetapi pada hati yang mampu bersabar dan tetap ridha kepada Allah.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam juga bersabda:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Hidup Adalah Madrasah. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Semua urusannya adalah baik baginya, dan itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin. Jika mendapat kesenangan ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika ditimpa kesusahan ia bersabar, maka itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)

Hadits ini mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak pernah rugi. Ketika mendapat nikmat ia bersyukur, dan ketika diuji ia bersabar. Keduanya bernilai pahala di sisi Allah.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam juga bersabda:

وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ

“Tidak ada pemberian yang lebih baik dan lebih luas yang diberikan kepada seseorang selain kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sabar bukan berarti lemah. Sabar adalah kekuatan jiwa untuk tetap taat ketika keadaan sulit, tetap ikhlas ketika hati terluka, dan tetap berharap kepada Allah ketika manusia mengecewakan.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Hidup yang Sempit. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Maka ketika ujian datang, jangan terburu-buru mengeluh kepada manusia. Dekatkan hati kepada Allah. Sebab boleh jadi, jalan menuju surga yang paling dekat bagi seorang hamba justru melalui kesabaran yang ia jalani hari ini.

Karena pada akhirnya, sebesar apa pun luka dan beratnya ujian, semua akan terasa kecil ketika Allah menggantinya dengan rahmat, ampunan, dan surga-Nya. (*/256)
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

✒️ KIS
☀️ Shobahul Khair
📚 Mutiara Pagi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini