nataragung.id, Bandar Lampung — Tangis haru, tawa ringan, dan semangat kebersamaan tumpah ruah di Studio 5 XXI Mal Boemi Kedaton, Kamis malam (7/8/2025). Organisasi Masyarakat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Provinsi Lampung sukses menggelar Nonton Bareng (Nobar) film nasional Lyora: Penantian Buah Hati, yang diikuti oleh lebih dari seratus kader dan simpatisan.
Namun lebih dari sekadar nobar, kegiatan ini menjadi bagian dari gelombang besar semangat kebersamaan yang menyatukan 1.500 kader dan simpatisan MKGR di 10 provinsi se-Indonesia. Lampung, salah satu provinsi yang turut ambil bagian, tampil penuh antusias dan semangat.

Tampak hadir di antara para penonton, Sekretaris MKGR Provinsi Lampung Darlian Pone, yang mewakili Ketua MKGR Provinsi Lampung Erwin Eka Kurniawan. Ia duduk di antara para kader dan simpatisan, tanpa sekat dan tanpa jarak, menikmati setiap adegan penuh emosi dalam film yang digarap oleh sutradara Pritagita Arianegara itu.
“Ini bukan sekadar nonton. Ini adalah momen bersama untuk merasakan denyut kebudayaan, menghargai karya anak bangsa, dan memperkuat rasa solidaritas di antara kita,” ujar Darlian usai pemutaran film.
Menurutnya, program ini adalah bagian dari strategi MKGR untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus mendorong bangkitnya industri perfilman nasional.
“Film Lyora ini sangat menggugah. Alur cerita yang mengangkat perjuangan pasangan suami istri untuk mendapatkan keturunan mampu mengaduk emosi, hingga tanpa terasa air mata menetes. Kita perlu lebih banyak film seperti ini, yang bukan hanya menghibur tapi juga mendidik dan menyentuh,” tegasnya.

Tak hanya itu, salah satu peserta nobar, Maya Adriani, menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas inisiatif MKGR Lampung menggelar kegiatan positif ini.
“Kami tidak hanya menonton, tapi kami merasa lebih dekat satu sama lain. Rasa kekeluargaan yang dibangun melalui kegiatan ini sangat nyata. Ini bisa menjadi pondasi kokoh untuk membangun kekuatan organisasi yang lebih solid ke depan,” ucap Maya penuh semangat.
Film Lyora: Penantian Buah Hati, yang dibintangi oleh Darius Sinathrya, Hannah Al Rasyid, dan Marsha Timothy, mengangkat kisah Meutya, wanita karir yang tak lagi muda, berjuang bersama suaminya Fajdrie melalui program bayi tabung demi mendapat buah hati. Lika-liku, kegagalan, dan kehilangan mereka lalui, namun harapan tak pernah mereka lepaskan.
Sebuah tayangan yang tidak hanya menampilkan kualitas sinematografi tinggi, namun juga nilai-nilai perjuangan, cinta, dan pengharapan—yang menyentuh batin siapa pun yang menyaksikannya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa MKGR bukan hanya organisasi politik, tetapi juga wadah yang mendorong budaya, solidaritas, dan empati dalam bingkai gotong royong. Harapannya, langkah-langkah positif seperti ini terus berlanjut, menguatkan kehadiran MKGR di tengah-tengah masyarakat Lampung dan Indonesia.
Editor : Muhammad Arya

