Blog

  • PANITIA PEMEKARAN NATAR AGUNG, AUDIENSI DENGAN PLT BUPATI LAMSEL – MAJALAH NATAR AGUNG

    PANITIA PEMEKARAN NATAR AGUNG, AUDIENSI DENGAN PLT BUPATI LAMSEL – MAJALAH NATAR AGUNG

    nataragung.id, LAMPUNG SELATAN – Bertempat di ruang meeting PLT Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa (PKD) menerima kehadiran Panitia Pemekaran Kabupaten Natar Agung, selasaa 1 Oktober 2024, dalam rangka Audiensi terkait proses pemekaran Kabupaten Natar Agung.

    Panitia Natar Agung yang diterima PKD adalah Ketua Harian Syahidan dan Sekretaris Umum Ali Sopian.

    Dalam audiensi tersebut, Ali Sopyan menyerahkan surat resmi dari Panitia yang ditanda tangani oleh Irfan Nuranda Djafar, Ketua Umum dan Ali Sopian Sekretaris Umum.

    Dihadapan PKD, Ali Sopian berharap PLT Bupati Lampung Selatan berkenan untuk meneruskan Usulan Panitia Pemekaran Kabupaten Natar Agung dalam bentuk surat rekomendasi yang ditujukan kepada DPRD Lamsel untuk melaksanakan rapat paripurna persetujuan bersama (MoU) antara DPRD dan Pemerintah Daerah Lampung Selatan dalam rangka pembentukan Daerah Otonomi Baru di Kabupaten Lampung Selatan. “Semua persyaratan administrasi sudah lengkap dan sudah kami laporkan secara tertulis ke Pemerintah Lampung Selatan, hanya tinggal menunggu surat rekomendasi dari PLT Bupati saja” ucap Ali Sopian.

    Sementara itu, PKD menyatakan bahwa Pemerintah amat mendukung upaya dan langkah Panitia Pemekaran Natar Agung dalam rangka pembentukan Daerah Otonomi Baru ” Kami amat mendukung, dan surat dari Panitia ini akan kami pelajari lebih lanjut” ucap PKD.

    Sebagaimana diberitakan sebelum menghadap PKD, Panitia Natar Agung pada tanggal 4 September 2024 pernah beraudiensi dengan Bupati Nanang Ermanto dan Ketua Sementara DPRD Lamsel Erma Yusneli.

    Saat beraudiensi baik dengan Bupati maupun dengan DPRD, Nanang Ermanto berjanji akan memberikan rekomendasi sebelum dirinya cuti kampanye tanggal 25 September 2024. Namun hal tersebut belum terlaksana, karena hingga saat ini DPRD belum mempunyai pimpinan depinitif dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sebagai persyaratan utama dalam rangka melaksanakan rapat paripurna.

  • Simak! Ini Dia 24 Wajah Wakil Lampung di Senayan – MAJALAH NATAR AGUNG

    Simak! Ini Dia 24 Wajah Wakil Lampung di Senayan – MAJALAH NATAR AGUNG

     

    nataragung.id, NASIONAL – Pada tanggal 1 Oktober 2024, sebanyak 20 anggota DPR RI terpilih dari Provinsi Lampung resmi dilantik dalam sebuah upacara kenegaraan yang berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pelantikan ini menandai awal baru bagi para tokoh-tokoh politik yang akan menjalankan tugas konstitusional mereka selama lima tahun ke depan, mewakili suara rakyat di daerah pemilihan masing-masing.

    Dari Lampung I, beberapa tokoh penting turut dilantik. Muhammad Kadafi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang selama ini dikenal sebagai tokoh pendidikan dan sosial, berhasil mendapatkan kepercayaan publik dengan perolehan suara yang signifikan. Ahmad Muzani, politisi senior dari Partai Gerindra, juga dilantik setelah mendapatkan dukungan besar dari konstituennya. Ruby Chairani Syiffadia, juga dari Gerindra, turut menjadi wakil rakyat perempuan yang akan memperkuat suara perempuan di Senayan. Mukhlis Basri dan Sudin dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dua tokoh yang dikenal memiliki pengaruh kuat di Lampung, bertekad melanjutkan pembangunan di wilayah ini. Rycko Menoza dari Golkar, tokoh yang memiliki latar belakang dalam pemerintahan daerah, dan Rahmawati Herdian dari NasDem, yang membawa visi inovatif dalam sektor ekonomi dan sosial, juga resmi dilantik. Selain itu, Al Muzzammil Yusuf dari PKS serta Putri Zulkifli Hasan dari Partai Amanat Nasional (PAN) diharapkan mampu mengedepankan isu-isu reformasi kebijakan yang lebih progresif. Zulkifli Anwar dari Partai Demokrat menambah kekuatan dari barisan politisi senior yang siap mengabdi untuk daerahnya.

    Dari Lampung II, Chusnunia Chalim, politisi muda dari PKB yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh perempuan paling berpengaruh di Lampung, mendapatkan suara tertinggi di daerah pemilihannya. Dwita Ria Gunadi dan Bob Hasan dari Gerindra, dengan visi dan misi yang berfokus pada kesejahteraan rakyat, turut dilantik. Ketut Suwendra dari PDIP, yang dikenal gigih memperjuangkan pembangunan infrastruktur, bersama Hanan A Rozak dan Aprozi Alam dari Golkar, siap memperjuangkan aspirasi rakyat Lampung di parlemen. Ahmad Junaidi Auly dari PKS, seorang politisi dengan perhatian besar pada isu-isu keadilan sosial, dan Tamanuri dari NasDem yang memiliki pengalaman panjang dalam pelayanan publik, juga dilantik bersama Irham Jafar Lan Putra dari PAN dan Marwan Cik Asan dari Partai Demokrat, yang dengan semangatnya untuk membawa perubahan besar bagi daerah Lampung.

    Pelantikan ini juga dihadiri oleh anggota DPD RI asal Lampung, yang terdiri dari Abdul Hakim, Ahmad Bastian, Bustami Zainuddin, dan Almira Nabila Fauzi. Para wakil dari DPD ini diharapkan mampu menyuarakan kepentingan daerah secara lebih luas, terutama dalam memperjuangkan berbagai isu strategis yang memerlukan peran legislatif di tingkat nasional.

    Majalah Natar Agung, yang selama ini fokus pada pembangunan di lima kecamatan utama, yaitu Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, Tanjung Sari, dan Merbau Mataram, turut mengucapkan selamat kepada para tokoh tersebut atas pelantikan ini. Dalam peran barunya, diharapkan para wakil rakyat dari Lampung dapat membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan sosial di daerah-daerah yang masih membutuhkan perhatian khusus.

    Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya merupakan seremoni simbolis, tetapi juga menandai awal dari sebuah perjalanan panjang bagi para wakil rakyat dalam mewujudkan janji-janji politik mereka kepada konstituen. Dengan berbagai tantangan yang ada di depan, masyarakat Lampung menaruh harapan besar agar wakil-wakil terpilih ini dapat memperjuangkan kepentingan daerah dengan penuh integritas dan tanggung jawab, demi kemajuan yang berkelanjutan.

    Para wakil rakyat ini kini memikul tanggung jawab besar untuk merealisasikan visi mereka, dan setiap kebijakan yang mereka hasilkan akan sangat berpengaruh pada masa depan Lampung.

  • Erma Yusneli Pimpin DPRD Lampung Selatan

    Erma Yusneli Pimpin DPRD Lampung Selatan

    nataragung.id, Lampung Selatan – Erma Yusneli dari Partai Gerindra resmi memegang kendali sebagai pimpinan sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan periode 2024-2029. Penyerahan palu kepemimpinan dilakukan oleh Hendry Rosyadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Lampung Selatan dari PDI Perjuangan, pada sidang paripurna pelantikan 50 anggota DPRD terpilih, Senin (19/08/2024), di ruang sidang utama kantor DPRD setempat.

    Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut menjadi momen penting yang menandai berakhirnya masa jabatan Hendry Rosyadi dan dimulainya kepemimpinan Erma Yusneli. Gerindra, sebagai partai dengan perolehan suara terbanyak di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, telah menunjuk Erma Yusneli sebagai Ketua Sementara DPRD Lampung Selatan, yang didampingi oleh Rosdiana dari PDI Perjuangan sebagai Wakil Ketua Sementara.

    Sekretaris DPRD Lampung Selatan, Thomas Amirico, membacakan nama-nama legislator terpilih satu per satu, yang kemudian maju ke depan untuk menerima penyematan pin sebagai tanda pengangkatan resmi mereka. Meskipun lebih dari separuh anggota DPRD Lampung Selatan adalah wajah baru, terdapat juga politisi berpengalaman yang kembali terpilih, seperti Ahmad Johani, yang kini mewakili Partai Demokrat setelah sebelumnya menjabat dari PDIP.

    Erma Yusneli mengambil alih palu sidang sebagai simbol kepemimpinan sementara setelah pengambilan sumpah oleh Kepala Pengadilan Negeri Kalianda. Erma dan Rosdiana akan mengawasi jalannya sidang serta proses pengambilan keputusan hingga pimpinan definitif DPRD Lampung Selatan untuk periode 2024-2029 ditetapkan.

    Menurut Thomas Amirico, penunjukan pimpinan sementara dilakukan berdasarkan hasil Pileg, di mana partai dengan perolehan suara terbanyak pertama, yakni Gerindra, berhak menunjuk Ketua Sementara, sedangkan partai dengan suara terbanyak kedua, PDIP, berhak menunjuk Wakil Ketua Sementara. Keduanya akan menjalankan tugas sementara hingga susunan pimpinan definitif terbentuk.

    Sidang paripurna ini menjadi tonggak awal kepemimpinan baru di DPRD Lampung Selatan, di mana Erma Yusneli akan memainkan peran penting dalam menjaga proses demokrasi dan pengambilan keputusan selama masa transisi hingga terpilihnya pimpinan tetap.

    Pelantikan yang dipimpin oleh ketua Pengadilan Negeri Kalianda itu diputuskan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Senin, (19/8/2024).

    Diketahui dari 50 anggota DPRD Lampung Selatan yang dilantik terdapat 27 wajah baru mendominasi parlemen Lampung Selatan periode 2024 – 2029.

    Sisanya, merupakan Anggota DPRD Lampung Selatan periode sebelumnya yang kembali dipercaya rakyat untuk menjadi perpanjangan tangan dari daerah pemilihan masing-masing.

    Dengan dilantiknya anggota DPRD Lampung Selatan terpilih, maka tapuk kepemimpinan (Ketua DPRD) yang semula dijabat legislator PDI-Perjuangan Hendry Rosyadi otomatis berpindah tangan ke parpol pemenang di Pileg 2024 yaitu Partai Gerindra.

    Partai Gerindra sudah menunjuk Erma Yusneli untuk menjadi Pimpinan Sementara DPRD didampingi Wakil Ketua Sementara Rosdiana dari PDI-Perjuangan.

    Sekretaris DPRD Lampung Selatan, Thomas Amirico membacakan langsung nama-nama legislator terpilih. Satu per satu mereka maju untuk menyematkan pin kebanggaan yang berhasil dimenangkan lewat pemilu.

    “Separo lebih merupakan nama baru tapi ada pula politisi lama yang kembali duduk di parlemen Lampung Selatan, seperti Ahmad Johani yang dahulu pernah menjabat dari PDIP tapi untuk periode ini ia berangkat dari Partai Demokrat,” kata dia.

    Usai diambil sumpahnya oleh Kepala PN Kalianda, Erma Yusneli menerima palu sidang sebagai pimpinan sementara menggantikan Hendry Rosyadi. Nantinya Erma dan Rosdiana lah yang bakal mengkawal setiap keputusan sebelum ditetapkannya unsur pimpinan DPRD Lamsel 2024-2029.

    “Sambil menunggu terbentuknya unsur pimpinan DPRD maka ditunjuk pimpinan sementara oleh masing-masing parpol dengan perolehan suara terbanyak kesatu (Gerindra) dan terbanyak kedua (PDIP),” ujar mantan Kadisdik Lampung Selatan itu.

    Thomas bilang, proses penggodokan unsur pimpinan DPRD Lamsel bakal digodok oleh masing-masing parpol. Dengan kata lain Ketua DPRD Lamsel diraih oleh Gerindra, Wakil Ketua 1 diraih PDIP, Wakil Ketua II didapat Golkar dan Wakil Ketua III diisi PAN.

    Pimpinan sementara DPRD Lamsel Erma Yusneli mengatakan kalau pemilu 2024 berjalan tertib dan lancar. Erma berterimakasih kepada seluruh masyarakat Lamsel atas kepercayaan yang telah diamanahkan.

    “Kami menyadari masalah ke depan tidaklah ringan, fungsi dan kesuksesan akan ditentukan dengan koordinasi yang baik antara eksekutif dan legislatif serta yudikatif untuk menjalankan pemerintahan yang didambakan rakyat,” ucap Erma usai dilantik.

    Sementara, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengucapkan terimakasih sekaligus salam perpisahan dengan Anggota DPRD Lamsel periode sebelumnya. Nanang mengklaim kalau sebelumnya Pemerintah Kabupaten sudah menjalin kolaborasi yang baik dengan legislatif.

    “Saya mengucapkan terimakasih kepada DPRD yang masa jabatannya sudah habis, atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat lamsel pada pimpinan dprd 2019-2024, yang mana kepemimpinan nanang pandu berkolaborasi dgn baik bersama DPRD Lamsel,” pungkasnya.

    Politikus PDIP itu menyampaikan bahwa berkat dukungan kerjasama sehingga pemda mencapai keberhasilan membangun Lamsel. “Alhamdulillah, bukan hebatnya nanang pandu tapi merupakan kolaborasi antara DPRD dan Pemkab Lamsel,” tutupnya. (**)

    Tulisan ini sudah bisa dibaca di edisi cetak majalah Natar Agung bulan Oktober 2024.

  • Seleksi P3K Tahun 2024 Di Lingkungan Pemerintah Propinsi Lampung Di Buka. MAJALAH NATAR AGUNG

    nataragung.id, Bandar Lampung – Dalam rangka pengisian kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2024, sebagaimana telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 329 Tahun 2024 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Lingkungan Instansi Pemerintah Tahun Anggaran 2024, bersama ini Pemerintah Provinsi Lampung memberikan kesempatan kepada yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2024. (Sumber BKD Prov. Lampung)

     

    1. PENGUMUMAN NOMOR : 800.1.2.2/4933/VI.04/2024 TENTANG SELEKSI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN ANGGARAN 2024
    2. RINCIAN PENETAPAN KEBUTUHAN PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIANN KERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN ANGGARAN 2024
    3. CONTOH FORMAT SURAT LAMARAN
    4. CONTOH FORMAT SURAT PERNYATAAN 5 (LIMA) POIN
    5. CONTOH SURAT KETERANGAN PENGALAMAN KERJA
    6. CONTOH SURAT KETERANGAN AKTIF BEKERJA SECARA TERUS MENERUS
  • Tetap Sehat dan Bugar di Musim Pancaroba, Yuk Coba 5 Tips Ini! – Majalah Natar Agung

    Tetap Sehat dan Bugar di Musim Pancaroba, Yuk Coba 5 Tips Ini! – Majalah Natar Agung

    nataragung.id, ARTIKEL – Musim pancaroba memang membawa perubahan cuaca yang ekstrem, tapi bukan berarti kita harus khawatir. Justru, inilah waktu yang tepat untuk lebih fokus menjaga kesehatan tubuh agar tetap prima. Berikut beberapa cara simpel yang bisa membantu tubuh tetap sehat dan bugar:

    1. Rutin Berolahraga
    Meski cuaca sering berubah-ubah, tetap bergerak aktif dengan olahraga ringan seperti berjalan kaki 30 menit setiap hari. Olahraga membantu tubuh tetap kuat dan sehat.

    2. Perbanyak Minum Air Putih
    Tetap terhidrasi penting untuk kesehatan tubuh, terutama saat suhu dan kelembaban udara naik turun. Minum setidaknya 3-4 liter air setiap hari bisa membantu menjaga kebugaran tubuh.

    3. Pola Makan Seimbang
    Perbanyak konsumsi sayur dan buah, terutama yang mengandung air seperti semangka dan pir. Pola makan yang seimbang akan memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk tetap bugar.

    4. Jaga Kebersihan Lingkungan
    Kebersihan rumah dan lingkungan sekitar juga penting. Hindari genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk, dan pastikan rumah selalu bersih agar kesehatan tetap terjaga.

    5. Cukup Istirahat & Relaksasi
    Tidur cukup dan mengelola stres dengan baik adalah kunci menjaga kesehatan mental dan fisik. Usahakan tidur minimal 7 jam sehari dan luangkan waktu untuk relaksasi.

    Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kamu bisa membantu tubuh tetap kuat dan sehat di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu. Yuk, mulai jaga kesehatan dari sekarang!

    Sumber:

    – Artikel “Tips Menjaga Kesehatan di Musim Pancaroba” – Tirto.id
    – Artikel “Cara Efektif Jaga Imunitas Selama Pancaroba” – Times Indonesia
    – Artikel “Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Pancaroba” – Era.id

  • LBMNU Lampung Selatan Ikuti Seminar Bahtsul Masail dan Sistem Istimbath Hukum. MAJALAH NATAR AGUNG

    nataragung.id, Lampung Selatan – Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Lampung Selatan berpartisipasi dalam Seminar Bahtsul Masail dan Sistem Istimbath Hukum yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Minggu (29/09) di Hotel Emersia, Bandar Lampung.

    Ketua LBMNU Lampung Selatan, Bustanul Arifin, S.Sy., menekankan pentingnya bahtsul masail sebagai forum yang mampu merespons berbagai persoalan umat dalam menghadapi dinamika zaman. “Forum ini sangat penting untuk menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama, khususnya dalam menjawab tantangan kontemporer yang terus berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

    Menurut Bustanul Arifin, Bahtsul Masail tidak hanya berfokus pada permasalahan klasik, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk mengkaji isu-isu baru dengan pendekatan fiqih yang moderat dan kontekstual. “Ini memberikan kesempatan bagi kami untuk menggali dan mengkaji masalah-masalah terkini yang dihadapi umat dengan metode istimbath hukum yang khas NU,” tambahnya.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Minggu dan Senin, merupakan bagian dari upaya PBNU untuk memperkuat kemampuan dalam metode istimbath hukum dan memperdalam pembahasan berbagai masalah keagamaan kontemporer. Bustanul Arifin juga mengungkapkan bahwa selama acara, peserta mendapatkan materi dari ulama dan pakar fiqih terkemuka, serta melakukan simulasi atas kasus-kasus aktual yang sering dihadapi umat Islam di Indonesia.

    “Selama dua hari, kami menerima berbagai materi dari para ulama dan pakar fiqih serta berpartisipasi dalam simulasi terkait isu-isu yang sering dihadapi masyarakat,” kata Bustanul, yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Azis, Sidomulyo, Lampung Selatan. (M.R.)

  • PILIHAN NATAR AGUNG SEBAGAI NAMA DOB

    PILIHAN NATAR AGUNG SEBAGAI NAMA DOB

    Di laman portal kami: nataragung.id.
    Oleh : H. Syahidan. MH

    Pada awal pengusulan Nama Natar Agung, yaitu pada akhir tahun 2009 lalu, sebagai calon Daerah Otonom Baru (DOB) di Lampung Selatan, ada sebagian kecil warga yang bertanya, kenapa harus mempergunakan nama Natar Agung? Masih menurut warga yang bertanya, dengan nama tersebut sepertinya terkesan hanya Wilayah Natar dan Jati Agung saja, padahal calon DOB di Lampung Selatan itu, meliputi lima kecamatan.

    Jika nama Natar Agung yang dipakai, berarti Tanjung Bintang, Tanjung Sari dan Merbau Mataram, tidak terwakili dalam wilayah itu. Bagiamana ini?
    Begitulah kira kira pertanyaan warga pada saat itu.

    Meski warga yang mempersoalkan tidak banyak, namun perlu juga dijelaskan kepada mereka secara obyektif dan berdasarkan fakta sejarah yang ada.

    Pemakaian nama Natar Agung sebagai DOB, bukan berarti asal pakai saja. Pemberian nama Natar Agung, tentu sudah berdasarkan pemikiran yang dalam, dengan memperhatikan faktor Sejarah terkait dengan berdirinya Provinsi Lampung, di era tahun Enam Puluhan.

    Secara singkat, saya ingin menjelaskan kenapa masyarakat lima kecamatan diatas memakai nama Natar Agung sebagai DOB pecahan dari Lamsel.

    Dan ini sekaligus merupakan penjelasan yang disampaikan oleh Ketua Umum Panitia Pemekaran DOB Natar Agung, Irfan Nuranda Djafar, yang saya rangkum dalam tulisan di bawah ini.

    Di pilihnya nama Natar Agung, tentu saja terkait dengan sejarah yang ada.

    Sebagaimana kita ketahui bersama, Kresidenan Lampung menjadi Provinsi Lampung dan terpisah dari Sumatra Selatan adalah di era tahun Enam puluhan.

    Kala itu Kabupaten di Provinsi Lampung hanya ada tiga yaitu : Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Lampung Utara serta satu Kota Madya yaitu Kota Madya Tanjung Karang Teluk Betung.

    Kemudian pada era tahun Delapan Puluhan, Kota Madya Tanjung Karang Teluk Betung berubah menjadi Kota Madya Bandar Lampung.

    Lampung Selatan saat berdirinya Provinsi Lampung, tahun Enam Puluhan, mencakup Kabupaten Tanggamus, Pesawaran dan Pringsewu.

    Kecamatan Natar sendiri pada awal berdirinya Provinsi Lampung, meliputi Wilayah Kedaton dan Panjang.

    Sedangkan Kedaton, saat menjadi wilayah Natar, meliputi Tanjung Bintang dan kecamatan Pemekarannya yaitu Jati Agung dan Tanjung sari.

    Sedangkan kecamatan Merbau Mataram adalah pecahan dari Kecamatan Ketibung, yang di di mekarkan diera tahun Dua Ribuan.

    Itulah penjelasan yang diungkapkan oleh Ketua Umum Panitia DOB Natar Agung Irfan Nuranda Djafar.

    Lantas kapan Ibu Kota Lampung Selatan pindah ke Kalianda?

    Masih menurut Irfan Nuranda Djafar, yang merupakan mantan Bupati Lampung Timur dan sekaligus adalah putra mantan Bupati Lamsel Djafar Amid, menguraikan bahwa pada awalnya ibu kota Lamsel ada di Rawa Laut.

    Menjelang pertengahan tahun Delapan Puluhan, ketika Kota Madya Tanjung Karang Teluk Betung berubah menjadi Kota Madya Bandar Lampung, maka wilayah Kedaton dan Panjang yang awalnya adalah wilayah Lamsel (Kala itu masuk wilayah Kec. Natar), akhirnya dimasukan ke wilayah Kota Madya Bandar Lampung.

    Dengan masuknya dua wilayah tsb ke Bandar Lampung, maka dimulai lah rencana pemindahan Ibu Kota Lamsel.

    Awalnya ibukota Lamsel akan diletakkan di Desa Candimas, Kec Natar, yang kini menjadi Markas Yonif 143/TWEJ (Tri Wira Eka Jaya).

    Namun di saat Bupati Lamsel di pegang oleh Mustafa Kemal, rencana ibukota yang semula di Natar dipindahkan ke Kalianda.

    Alasan pemindahan ibukota tsb, karena Desa Candimas amat dekat dengan Bandara Radin Inten, Branti, di khawatirkan jika kelak ada bangunan perkantoran yang dibangun dengan posisi tinggi maka akan mengganggu lalulintas penerbangan pesawat, dan dikhawatirkan juga akan mengganggu navigasi udara.

    Berangkat dari persoalan itulah, maka Bupati Mustafa Kemal mengambil keputusan untuk memindahkan rencana ibu kota kabupaten Lamsel yang semula di Kecamatan Natar akhirnya dipindahkan ke Kalianda hingga saat ini.

    Berdasarkan fakta sejarah tsb, maka sudah teramat wajar jika calon kabupaten Pemekaran di Lamsel itu diberi nama Natar Agung.

    Dan usulan itulah yang disampaikan oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, di lima wilayah calon DOB NATAR AGUNG tahun 2009. Karena berdasarkan sejarah, wilayah yang akan masuk dalam Pemekaran Daerah Otonomi Baru itu, awalnya memang dari satu wilayah yaitu Natar, kecuali Merbau Mataram yang merupakan pecahan dari Kecamatan Ketibung.

    Tabiikk 🙏🙏

    Tulisan ini bisa di baca di Majalah Natar Agung edisi cetak Bulan Oktober 2024

  • IPSI Beri Bonus 50 Juta Kepada Sadan, Atlet Peraih Mendali Emas Dari Natar. MAJALAH NATAR AGUNG

     

    nataragung.id, – Olah Raga Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung, berikan bonus kepada para atletnya peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut, Minggu (29/9) siang di Golden Dragon Graha Wangsa Bandarlampung.

    Pemberian bonus kepada para atlet diberikan langsung oleh Ketua IPSI Lampung Hi Faisol Djausal, dengan didampingi Kadispora Lampung Descatama Paksi Moeda, Ketua Harian KONI Lampung Brigjen TNI Purn Amalasyah Tarmizi, Sekretaris KONI Lampung Budi Darmawan dan Ketua Harian IPSI Lampung Arie Nanda Djausal.

    Untuk medali emas sebesar Rp.50 juta rupiah diberikan kepada atlet dari Natar yang bernama Sadan Ahmed Sidik Lisanaka dan untuk medali perunggu Rp.12,5 juta rupiah diraih oleh Rizki Andika. Bonus yang diberikan oleh IPSI Lampung merupakan tali asih, yang diberikan langsung oleh IPSI sebagai bentuk penghargaan dan ucapan teriman kasih, atas jasanya yang sukses mengharumkan nama pencak silat dan Lampung secara umumnya.

    “Jangan dilihat dari nilainya, tapi inilah bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih yang diberikan okeh IPSI. Ini adalah bentuk kebanggaan kami, karena keberhasilan tim Pencak Silat di PON,” kata Faisol Djausal.

    Lebih lanjut Dia menjelaskan, bahwa seluruh atlet dan pelatih atau tim pencak silat PON XXI/2024 Lampung. Mendapatkan tali asih atau penghargaan dari Pengprov IPSI, atas jasanya yang telah menjadi wakil sekaligus bisa mengharumkan nama pencak silat Lampung di kanca nasional.

    Ketua Harian KONI Lampung, Amalsyah Tarmizi menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum IPSI Lampung, Faisol Djausal, atas perhatian dan kontribusinya dalam memajukan olahraga pencak silat di Lampung, yang berhasil menyumbangkan 2 medali emas dan 2 medali perak pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.
    Amalsyah berharap agar pengurus cabang olahraga lainnya dapat meniru langkah IPSI dalam hal pengorbanan, baik tenaga, pikiran, maupun materi, untuk memajukan olahraga Lampung.

    Apa yang di lakukan Ketua IPSI ini, patut di apresiasi dan diikuti cabor lain, sebagai bentuk penghargaan kepada Atlet yang sudah berhasil mengharumkan nama Provinsi Lampung” ujar dia minggu (29/9).

    Menurutnya, prestasi olahraga berawal dari organisasi yang baik, dan ia mengingatkan agar pengurus cabang dan KONI menjaga dan memperbaiki organisasi mereka demi kesuksesan Lampung di PON XXII 2028. ( Muhammad Arya )

  • Tips Berkendara Aman Saat Musim Hujan, MAJALAH NATAR AGUNG

    nataragung.id, TIPS – Musim hujan di indonesia biasanya terjadi pada bulan Oktober s/d Bulan April, pada bulan tersebut angin monsun barat bertiup membawa udara lembab dari samudra hindia menuju wilayah indonesia sehingga membentuk awan-awan yang penuh uap air. Pada musim hujan kita memerlukan tingkat kehati-hatian yang lebih tinggi saat berkendara di jalan raya. Melansir situs Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, ada beberapa tips yang harus diperhatikan ketika berkendara saat musim hujan. Tips berkendara ini untuk memastikan perjalanan tetap aman.

    Bagi para pengguna jalan khususnya sepeda motor harus lebih hati-hati saat di perjalanan. Berkendara saat hujan, dibutuhkan kewaspadaan ekstra karena kondisi jalan yang licin, genangan air kadang ada lubang yang tidak kelihatan dan sangat membahayakan.

    Tak hanya itu, resiko konsentrasi akibat kedinginan pun akan mengganggu. Kemudian jarak pandang berkurang, dan daya cengkeram ban pun berkurang.

    Berteduh merupakan pilihan yang jitu ketika hujan mengguyur. Namun, jika terpaksa harus terus berkendara berikut tips hal yang patut diperhatikan:

    1.Pastikan fisik prima

    Berkendara dengan kondisi sakit, letih, lelah, atau seusai minum obat dapat menganggu konsentrasi karena mengurangi refleks dan kemampuan pengambilan keputusan dalam kondisi kritis. Dalam kondisi hujan tubuh akan menggigil dan tidak bisa berkendara dengan baik.

    2.Kenakan mantel hujan

    Saat hujan, pengendara motor perlu mengenakan mantel hujan, namun perlu pula dipastikan mantel hujan itu dipilih dari jenis yang tepat. Mantel hujan yang tepat adalah yang tidak menghambat gerak tangan, kaki, kepala hingga seluruh tubuh ketika berkendara.

    Sebaiknya, mengenakan mantel hujan yang terdiri atas bagian celana dan bagian jaket. Upayakan juga mantel hujan memiliki unsur yang bisa berpendar ketika terkena cahaya. Konsep ini bagian dari upaya terlihat dan melihat ketika berlalu lintas di jalan.

    3.Gunakan sepatu boot

    Sepatu yang menutupi bagian mata kaki serta terbuat dari bahan plastic atau karet lebih melindungi kaki dari rendaman air sehingga tidak kedinginan.

    4.Pastikan ban prima

    Ban yang kembangnya bagus akan memiliki daya cengkeram lebih baik di atas aspal, Karena itu, ban yang kembangnya sudah habis atau botak akan membahayakan karena licin. Perlu diperhatikan tekanan angin ban agar dalam kondisi cukup, tidak kempes maupun terlalu keras.

    5.Kondisi rem bagus

    Kondisi jalan yang licin membutuhkan tingkat dan teknik pengereman yang tepat agar tidak mudah tergelincir. Kondisi keseluruhan fungsi rem dalam keadaan bagus dapat mengurangi potensi kecelakaan akibat tergelincir karena jalan yang licin.

    6.Lampu-lampu menyala

    Lampu-lampu di kendaraan diupayakan dalam kondisi berfungsi atau menyala dengan baik. Mulai dari lampu utama, lampu rem, hingga lampu isyarat berbelok (sign). Dalam kondisi hujan, cahaya lampu membantu pengguna jalan lainnya untuk mengetahui kehadiran anda.

    7.Waspada genangan air

    Genangan air di jalan sulit diterka, apakah dibawahnya ada lubang kecil atau lubang besar yang membahayakan. Untuk itu sebisa mungkin agar menghindari ketika melihat genangan air yang mencurigakan ada lubang besar di bawahnya agar dihindari. Jika terpaksa segeralah perlambat laju motor. Hal ini untuk menghindari pemotor terperosok dan risiko lebih fatal lainnya.

    8.Hindari gundukan tanah di jalan

    Timbunan tanah yang terkena air hujan bisa menambah licin permukaan aspal sehingga hindarilah melintas di atasnya atau melaju jangan terlalu cepat serta tidak melakukan pengereman mendadak karena besarnya risiko tergelincir.

    9.Berteduh yang aman

    Saat hujan deras jangan paksakan diri bermotor. Berteduh juga harus memilih tempat, tidak mengganggu pengguna jalan lain. Hindari berteduh dibadan jalan. Namun, berteduh juga harus memilih tempat yang aman serta tidak mengganggu arus kendaraan atau pengguna jalan lain.

    10. Dokumen dan ponsel diamankan

    Segera amankan ponsel serta dokumen-dokumen berkendara seperti SIM, STNK, ATM dan kartu kredit yang ada didompet agar membuat berkendara lebih tenang. Masukkan ke dalam plastik atau bungkus yang rapat di dalam tas. Tas ransel bagi pemotor biasanya memiliki lapisan pelindung yang bisa dibeli terpisah atau menyatu di tas ransel tertentu. Untuk motor bertipe bebek dan matik. Gunakan bagasi penyimpanan untuk menyimpan dokumen penting beserta ponsel.

    11. Pilih helm dengan kaca kualitas baik

    Ada jenis helm yang kacanya tidak menimbulkan butiran air sehingga pandangan tetap jernih. Helm jenis ini memiliki kaca khusus yang bebas dari risiko terjadinya embun akibat nafas didalam helm.

    Air yang memercik ke wajah khususnya ke bagian mata dapat mengganggu pandangan pengendara. Jangan anggap remeh mengingat hal itu juga bisa merusak konsentrasi. Untuk itu helm yang memiliki kaca dengan kualitas baik sangat penting.

    12. Jangan tergesa-gesa

    Para pengguna motor ada kecenderungan memacu kendaraan lebih cepat saat menjelang hujan turun dengan alasan agar tidak terguyur hujan atau mencari tempat berteduh sehingga memacu kendaraannya tergesa-gesa. Hal ini bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan karena konsentrasi terganggu.

    Demikian beberapa tips yang perlu diperhatikan bagi para pengendara motor agar perjalanan tetap aman dan selamat dalam perjalanan. (Muhammad Arya)

  • Kenapa Billboard Lebih Ampuh dari Media Sosial untuk Kampanye Pilkada?

    Kenapa Billboard Lebih Ampuh dari Media Sosial untuk Kampanye Pilkada?

    nataragung.id, ARTIKEL – Di tengah maraknya penggunaan media sosial dalam kampanye politik, tak sedikit orang yang lupa bahwa ada media yang tetap tak tergantikan dalam menjangkau pemilih secara luas dan efektif—yaitu billboard. Bagi Anda yang tengah mempersiapkan strategi kampanye Pilkada, jangan lewatkan potensi besar yang ditawarkan oleh billboard. Bukan hanya mampu menarik perhatian ribuan orang setiap harinya, tetapi juga bisa memberikan dampak visual dan emosional yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan sekadar posting di media sosial.

    Jika Anda ingin kampanye yang lebih dari sekadar trending di dunia maya, billboard adalah jawabannya. Anda tak perlu pusing dengan algoritma atau kecepatan konten menghilang dari timeline. Dengan billboard, pesan kampanye Anda akan terpampang nyata setiap hari, siap menyapa para pemilih secara langsung. Mari kita simak 7 alasan mengapa billboard masih jadi media terbaik untuk mengangkat elektabilitas dalam Pilkada.

    1. Terpampang Nyata 24/7!
    Kalau di media sosial, postingan Anda bisa tenggelam dalam hitungan jam, billboard hadir tanpa henti! Pesan kampanye Anda terpampang setiap saat, siap dilihat oleh siapa pun yang lewat, kapan pun. Bayangkan ribuan mata yang terus memandang setiap kali melewati jalan utama, tanpa harus khawatir postingan hilang karena tak relevan lagi.

    2. Menyapa Semua Orang, Bukan Cuma Netizen
    Tidak semua orang aktif di media sosial. Terutama mereka yang lebih tua atau sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Billboard menjangkau semua kalangan—dari tukang sayur sampai pengusaha—tanpa pandang bulu! Jadi, Anda tidak hanya berfokus pada satu demografi tertentu, tetapi bisa menyasar pemilih dari berbagai latar belakang.

    3. Lebih Gede, Lebih Nendang
    Billboard yang besar langsung menarik perhatian. Orang yang melintas nggak punya pilihan selain melihatnya. Ini beda jauh dengan media sosial yang kadang cuma lewat di feed begitu saja tanpa dihiraukan. Dengan desain visual yang menarik dan pesan yang jelas, billboard Anda bisa jadi sorotan utama, terutama di lokasi strategis.

    4. Terlihat Lebih Serius dan Profesional
    Kandidat yang pasang billboard terlihat lebih serius dalam berkompetisi. Billboard menciptakan kesan bahwa kampanye Anda solid, terencana, dan siap memenangkan hati rakyat. Pemilih melihat bahwa Anda tidak setengah-setengah dalam menyampaikan visi dan misi Anda. Ini bisa menjadi langkah awal untuk mendapatkan kepercayaan mereka.

    5. Aman dari Komentar Negatif
    Di media sosial, Anda bisa diserang oleh komentar pedas atau troll yang sengaja bikin gaduh. Tapi billboard? Aman! Pesan kampanye Anda tetap bersih, fokus, dan nggak akan terganggu komentar miring. Anda bisa tenang menyampaikan pesan tanpa harus memikirkan strategi untuk merespons serangan di kolom komentar.

    6. Jadi Raja di Daerah Pemilihan
    Billboard biasanya dipasang di lokasi-lokasi strategis, tempat orang-orang di daerah pemilihan sering lewat. Ini bikin nama Anda makin dikenal dan dekat dengan pemilih lokal. Tak perlu khawatir apakah pesan Anda sampai ke masyarakat, karena billboard Anda hadir di depan mata mereka setiap hari, di jalan yang mereka lalui, di pusat keramaian mereka berkumpul.

    7. Efektif dan Ekonomis dalam Jangka Panjang
    Meski terlihat mahal, billboard sebenarnya lebih efisien dalam jangka panjang. Sekali pasang, pesan kampanye Anda terus terlihat tanpa perlu biaya tambahan untuk memperpanjang iklan seperti di media sosial. Bahkan, biaya pemasangan bisa terasa lebih murah dibandingkan terus menerus membayar iklan di platform digital.

    Siap Kampanye Lebih Efektif?

    Jadi, sudah siap memenangkan hati pemilih dengan cara yang lebih efektif? Billboard adalah solusi kampanye yang tak hanya menunjukkan keseriusan, tetapi juga memberi dampak besar dalam memperkuat citra Anda di mata publik. Apapun target pemilih Anda—dari warga perkotaan hingga pedesaan, dari muda hingga tua—billboard memastikan bahwa pesan Anda tak akan terlewatkan.

    Ingin memasang billboard untuk kampanye Pilkada di wilayah Lampung? Jangan ragu untuk segera menghubungi kami! Kami siap membantu Anda menempatkan billboard di lokasi-lokasi strategis yang menjangkau ribuan pemilih setiap harinya. Hubungi 08117219192 (elazka agency) sekarang juga dan jadikan kampanye Anda yang paling terlihat dan diingat!

    Optimisme adalah kunci, dan dengan billboard, kemenangan di Pilkada semakin nyata di depan mata!