nataragung.id, ARTIKEL – Radityo Egi Pratama, lahir di Jakarta pada 20 Juli 1988, merupakan sosok visioner yang mewakili transformasi sosial dan ekonomi Indonesia. Sejak usia muda, Egi menunjukkan ketertarikan mendalam pada pengembangan diri dan ilmu pengetahuan. Ia menamatkan studi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam bidang Geodesi, lalu melanjutkan pendidikannya dengan meraih gelar MBA dari Middlesex University, Inggris. Pendidikan ini menjadi fondasi kuat bagi langkah-langkah besar yang ia tempuh di dunia bisnis dan pendidikan.
Sebagai seorang developer properti dengan omzet yang mencapai ratusan miliar, Egi menyadari bahwa kesuksesan materi bukanlah tujuan akhir hidupnya. Refleksi mendalam mengenai arti dari keberhasilan sejati mendorongnya untuk mengalihkan fokus dari dunia bisnis ke pendidikan, sebuah keputusan berani yang dilandasi keinginan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Egi kemudian mendirikan Magna Education dan SMA Kebangsaan, sebuah bukti nyata dedikasinya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua Umum Lembaga Perguruan Taman Taruna Kebangsaan (LPTTK), ia memperjuangkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga mengembangkan karakter dan keterampilan kepemimpinan generasi muda.
Selain itu, Egi juga berperan penting dalam dunia ekonomi dengan menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI untuk periode 2022-2025. Di posisi ini, ia menjembatani dunia pendidikan dan dunia usaha, dengan fokus merumuskan kebijakan yang mendukung pengusaha muda serta menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kondusif. Puncaknya, pada tahun 2024, Egi terpilih sebagai Ketua Umum HIPMI Jawa Barat untuk periode 2024-2028, di mana ia membawa visi besar untuk meningkatkan keterampilan wirausaha dan akses permodalan bagi pengusaha muda.
Kini, Egi memperluas komitmennya pada perubahan sosial dengan terjun ke dunia politik. Bersama Syaiful Anwar, Ketua Gerindra Lampung Selatan, Egi mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Selatan dalam Pilkada 2024. Langkah ini bukan sekadar ambisi politik, melainkan sebuah perwujudan dari komitmennya untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat Lampung Selatan. Ia percaya bahwa melalui kepemimpinan yang tulus dan penuh dedikasi, daerah ini dapat mencapai kemajuan yang lebih signifikan.
Perjalanan hidup Egi mengajarkan bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian materi, tetapi dari kemampuan untuk memberi kembali kepada masyarakat. Dedikasinya dalam pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik menjadikannya simbol harapan bagi masa depan Indonesia. Visi dan misinya untuk Indonesia Emas 2045 menyalakan semangat generasi muda untuk terus melangkah maju, membawa Indonesia menuju kejayaan yang lebih besar. (wapp)

