nataragung.id, Bandar Lampung –— Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung secara resmi mengumumkan pelaksanaan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Tahun Anggaran 2024.
Keterangan pers tersebut disampaikan di Kantor BKD Provinsi Lampung pada Selasa, 22 Juli 2025.
Berdasarkan data resmi, jumlah peserta yang akan diangkat menjadi PPPK Provinsi Lampung Tahun 2025 Tahap I sebanyak 5.469 orang yang tersebar di 41 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Kominfotik Lampung, Ganjar Jationo, didampingi Plt. Kepala BKD Provinsi Lampung, Rendi Riswandi, menyampaikan beberapa poin penting terkait jadwal dan mekanisme pengangkatan PPPK tersebut:
Jadwal dan Mekanisme Pengangkatan PPPK Provinsi Lampung 2025:
-
Pelantikan Serentak:
Pelantikan PPPK Tahap I Lampung 2025 akan dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 30 Juli 2025 pukul 10.00 WIB.
Lokasi pelantikan dilakukan di masing-masing kantor OPD tempat PPPK ditempatkan. -
Seragam Pelantikan:
Peserta diwajibkan mengenakan seragam KORPRI lengkap dengan atribut (papan nama & lambang KORPRI), peci hitam, dan celana panjang bahan berwarna hitam. -
Penyerahan SK Pengangkatan:
SK akan diserahkan oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama OPD melalui mekanisme penandatanganan antara peserta PPPK dan Pemerintah Provinsi Lampung.
Selanjutnya, dilakukan prosesi pengambilan sumpah/janji dan pelantikan resmi. -
Kontribusi Lingkungan:
Setiap peserta wajib membawa 1 jenis bibit pohon sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan mendukung aksi nyata melawan perubahan iklim di Provinsi Lampung.
Disiarkan Secara Virtual
Untuk memastikan transparansi dan jangkauan informasi, pelantikan PPPK ini juga akan disiarkan secara virtual melalui platform Zoom yang akan menampilkan prosesi pelantikan dari seluruh OPD.
Plt. Kepala BKD Lampung, Rendi Riswandi, menegaskan bahwa pelantikan PPPK ini menjadi momen penting dalam perjalanan reformasi birokrasi di Provinsi Lampung. Dukungan dari seluruh instansi serta sinergi lintas sektor diharapkan memperkuat kinerja ASN ke depan.

