MUTIARA PAGI : Di Balik Takdir yang Terlihat Pahit. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Natar – Mungkin…, yang engkau benci, justru gerbang menuju kebaikan yang melimpah.
Bukan sekadar satu kebaikan…
Tapi khayran katsīrā (kebaikan yang banyak, yang luas, yang tak terbayangkan.

Bukankah pelangi pun lahir setelah badai?
Dan tanah menjadi subur justru karena hujan dan air mata langit?

Maka tersenyumlah…
Tersenyumlah meski dunia seperti enggan memelukmu.
Sebab bisa jadi, dalam tinggalnya sesuatu, Allah sedang menyiapkan datangnya anugerah.

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Berwudhu Yang Benar - Menyucikan Anggota, Membersihan Dosa. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Bukan satu… tapi banyak kebaikan.

Bukan luka semata… tapi pelajaran yang menyembuhkan jiwa.

{ فَعَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُواْ شَيۡـٔٗا وَيَجۡعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيۡرٗا كَثِيرٗا }

“karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.” [Surat An-Nisa’:19]

Sambut hidup ini dengan senyuman,
Walau getir terasa di ujung hari,
Karena bisa jadi,
Yang menetap bukan beban…
Tapi jalan terang menuju limpahan nikmat Tuhan.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Manusia dan Kejahatan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Maka jangan terburu kecewa,

Bisa jadi, dari kehilangan itu…
Allah sedang menuliskan bab terindah dari kisah hidupmu. (32).
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Syura DDII Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini