MUTIARA PAGI : Islam – Agama Amal, Bukan Semata Hasil. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Natar – Islam bukanlah agama angka dan capaian. Ia bukan ajaran yang menilai manusia dari keberhasilan lahiriah, target yang tercapai, atau hasil yang tampak di mata. Islam adalah agama amal, usaha, dan proses.

Allah tidak pernah memerintahkan kita untuk memastikan hasil, karena hasil itu berada di tangan-Nya. Yang diminta hanyalah beramal, bergerak, berusaha, dan berikhtiar. Sebab amal itulah yang akan dinilai, bukan seberapa tinggi puncak yang kita daki, bukan pula seberapa gemilang kemenangan yang kita raih.

Baca Juga :  Ramadhan Mubarak (27) : Mencari Lailatul Qadar. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Sebagaimana firman-Nya:

{وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ} (التوبة: ١٠٥)

“Dan Katakanlah: Beramallah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat amalmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. At-Taubah: 105)

Ayat ini menegaskan: yang akan diperlihatkan, yang akan dihisab, adalah amal. Bukan sekadar hasil yang kadang di luar kuasa kita. Seorang petani yang menanam dengan tekun tetap bernilai di sisi Allah, meski panennya gagal. Seorang da’i yang berdakwah dengan ikhlas tetap tinggi derajatnya, meski tidak banyak yang mengikuti seruannya.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Semua Pasti Berakhir. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Maka jangan menilai hidup dari hasil semata, sebab hasil bisa menipu dan dunia sering menilai dari kulit luar. Allah melihat lebih dalam: pada kesungguhanmu, pada keikhlasanmu, pada prosesmu meniti jalan-Nya.

Karena itu, janganlah kita terjebak dalam kegelisahan “sudah berhasil atau belum?”, tapi tanyakanlah pada diri: “Sudah beramal atau belum? Sudah bersungguh-sungguh atau belum?”

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Di Mana Pun Allah Menanam, Mekarlah Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *).

Sebab pada akhirnya, bukan hasil yang mengantarkan kita ke surga, melainkan amal yang diterima. (60).
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Syura DDII Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini