nataragung.id – Natar – Sebanyak apa pun harta yang kita kumpulkan, setinggi apa pun kedudukan yang kita genggam, dan sebesar apa pun kemewahan yang kita nikmati, jangan pernah lupa bahwa semua itu akan berakhir.
Dunia ini hanyalah persinggahan, bukan tujuan akhir. Rasulullah Saw bersabda:
> “كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ”
“Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau seorang pengembara.” (HR. Bukhari)
Kita sering sibuk menambah timbunan dunia, namun lalai menambah bekal akhirat. Padahal, semua yang kita miliki akan kita tinggalkan. Tidak ada yang ikut bersama kita ke alam kubur kecuali amal saleh.
Jangan pernah tertipu oleh gemerlap dunia. Jadikan harta, jabatan, dan waktu sebagai sarana untuk mendekat kepada Allah, bukan sebagai belenggu yang mengikat kita pada yang fana.
Hidup ini singkat. Setiap detik adalah langkah menuju akhir. Allah swt mengingatkan:
﴿ كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ﴾
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati, dan hanya pada hari kiamat sajalah kalian akan diberi balasan dengan sempurna.” (Surat Ali Imron : 185)
Maka mari kita isi sisa hidup ini dengan amal yang diridai Allah. Jangan sampai kita pulang ke hadapan-Nya dengan tangan kosong. (39).
WaAllahu A’lam
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Syura DDII Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

