nataragung.id – Natar – Firman Allah SWT dalam Alquran surat Al-Mulk : 15 berbunyi :
{ هُوَ ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلۡأَرۡضَ ذَلُولٗا فَٱمۡشُواْ فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُواْ مِن رِّزۡقِهِۦۖ وَإِلَيۡهِ ٱلنُّشُورُ }
Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan. [Surat Al-Mulk: 15]
Allah menjadikan bumi ini ذلولاً—jinak, tunduk, ramah pada langkah manusia. Di hamparannya kita berdiri, berjalan, belajar, tumbuh, jatuh, lalu bangkit kembali.
Maka jelajahilah, kata Allah. Bukan hanya dengan kaki, tapi dengan akal, hati, dan iman.
Naiklah ke puncak gunung yang menghujam langit, agar engkau tahu betapa kecilnya dirimu, dan betapa luasnya rahmat Tuhanmu.
Turunlah ke lembah dan ngarai, agar engkau mengerti, bahwa hidup tidak selalu berada di atas, kadang rendah, tapi tetap penuh hikmah.
Arungilah lautan,
agar engkau mengenal gelombang yang tak pernah diam, seperti takdir yang kadang menghantam, kadang menenangkan.
Susurilah lorong hutan, padang pasir, bebatuan dan gurun, agar engkau paham bahwa perjalanan menuju kebaikan tidak selalu teduh, kadang panas menyengat, kadang gelap menakutkan.
Masukilah kota yang padat dengan cerita, datangi desa yang sunyi tapi kaya makna. Keduanya mengajarkan bahwa setiap tempat memiliki pelajaran, setiap manusia membawa pengalaman, dan setiap kisah menyimpan hikmah yang Allah titipkan.
Lalu makanlah dari rezeki-Nya,
bukan sekadar untuk kenyang, tapi untuk bersyukur. Karena setiap bulir padi, setiap tetes air, setiap hembusan angin, semua bukan milik kita, melainkan hadiah dari Sang Pencipta.
Dan setelah seluruh perjalanan panjang, setelah tanah dipijak, laut diarungi, rezeki dinikmati, usia dihabiskan, ingatlah kalimat terakhir ayat itu:
وَإِلَيْهِ ٱلنُّشُورُ
Dan hanya kepada-Nya lah kamu akan kembali.
Sebab bumi ini bukan rumah, hanya persinggahan;
hutan bukan tujuan, gunung bukan pelabuhan.
Kita hanyalah musafir yang sebentar singgah,
mengumpulkan bekal, sebelum kembali pada Allah yang menciptakan.
Maka jelajahilah, nikmatilah, renungilah. Karena setiap langkah di bumi adalah ayat, setiap perjalanan adalah pelajaran, dan setiap akhir akan menjadi permulaan menuju keabadian. (102).
Wallahu A’lamu
_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair
*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

