MUTIARA PAGI : Ibadah yang Melahirkan Keridhaan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Natar – Janganlah engkau menapaki jalan ibadah hanya demi meminta pemberian, sebab karunia itu kecil bila dibandingkan dengan keridhaan-Nya.

Beribadahlah seperti seorang hamba yang kembali ke rumah kasih Tuhannya dengan hati yang tunduk, jiwa yang rendah, dan asa yang sepenuhnya pasrah.

Sebab ketika Allah telah ridha, seluruh langit terbuka tanpa engkau minta; dan ketika Dia mencintai, maka setiap langkah menjadi keberkahan yang mengejutkan jiwa.

Allah Ta‘ala berfirman:

﴿ وَرِضْوَانٌ مِنَ اللَّهِ أَكْبَرُ ﴾

“Dan keridhaan Allah adalah nikmat yang paling besar.” (QS. At-Taubah: 72)

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Diantara Waktu yang Pergi dan Hati yang Lalai. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Keridhaan-Nya adalah puncak segala puncak; lebih tinggi dari surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Surga adalah hadiah, tetapi ridha Allah adalah keindahan yang tidak mampu digambarkan oleh kata, tidak tersentuh oleh waktu.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda dalam hadits sahih tentang nikmat terbesar bagi penghuni surga:

«فَيَقُولُ اللَّهُ أُحِلُّ عَلَيْكُمْ رِضْوَانِي فَلَا أَسْخَطُ عَلَيْكُمْ بَعْدَهُ أَبَدًا»
“Maka Allah berfirman: ‘Aku anugerahkan kepada kalian keridhaan-Ku, dan Aku tidak akan murka kepada kalian selamanya.’” (HR. Muslim)

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Ketika Mentari Hidup Condong ke Senja. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Betapa agungnya sebuah hati yang tidak lagi beribadah untuk mengambil, tetapi untuk mendekat.

Betapa indahnya jiwa yang tidak lagi sujud demi dunia, tetapi demi wajah Tuhan semesta alam.

Ketika engkau beribadah untuk keridhaan-Nya, bukan hanya rezeki yang akan mengikuti, namun juga ketenangan yang menyelimuti, keberkahan yang tak terduga, dan pintu-pintu langit yang terbuka tanpa engkau mengetuknya.

Maka berjalanlah di jalan ibadah dengan cinta, bukan hanya dengan kebutuhan. Sujudlah dengan harap diterima, bukan sekadar berharap diberi.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Kita dan Kebenaran. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Karena bila Allah telah ridha, maka Dia memberi bukan karena engkau meminta, tetapi karena Dia mencintai. Dan karunia yang datang dari cinta-Nya selalu lebih ajaib daripada yang pernah engkau bayangkan. (KIS/121).
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini