Kaderisasi Fatayat NU Lamsel: Meneguhkan Khidmah di Bumi Pesantren

0

nataragung.id – Candipuro – Gerak organisasi Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Lampung Selatan memasuki babak baru. Senin (29/12/2025), bertempat di Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqin, Candipuro, nakhoda baru masa khidmat 2025-2030 resmi dilantik dalam suasana yang sarat akan nilai-nilai kepesantrenan.

Pelantikan yang dirangkai dengan Latihan Kader Dasar (LKD) ini menjadi sangat istimewa dengan kehadiran para tokoh dan ulama. Di pengujung acara, doa dipimpin langsung oleh Gus Yusuf Zakariya. Beliau merupakan putra dari ulama kharismatik Lampung, KH. RM. Soleh Bajuri, yang saat ini mengemban amanah sebagai Mustasyar PWNU Lampung. Kehadiran beliau seolah memberikan restu spiritual bagi para perempuan muda NU untuk melangkah lebih mantap.

Baca Juga :  Jalan Khidmah Kiai Zuhri Rohmad. Oleh: Edi Sriyanto *)

Ketua PC Fatayat NU Lampung Selatan, Sahabat Mukhoyyaroh, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ini lebih lincah merespons tantangan zaman. “Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal perjuangan untuk membawa Fatayat lebih berdampak, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” tegasnya.

Senada dengan visi tersebut, Ketua PCNU Lampung Selatan yang diwakili oleh Kiai Ali Mahmudi, memberikan pesan mendalam saat membuka LKD yang diikuti oleh 100 peserta dari berbagai PAC. Beliau menekankan bahwa kader Fatayat adalah motor penggerak yang harus memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan ketawadhu-an.

Baca Juga :  Dinamika PBNU. Oleh : HM.Habib Purnomo *)

“Kita berharap lahir pemimpin perempuan yang cerdas namun tetap rendah hati dan patuh pada garis perjuangan ulama,” pesan Kiai Ali.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, Bapak Saiful Anwar, menyampaikan apresiasi mendalam dan memastikan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dalam program-program pemberdayaan yang diinisiasi oleh Fatayat.

Dengan tema “Mewujudkan Perempuan Muda NU Yang Adaptif, Inovatif, dan Kontributif”, LKD ini menjadi kawah candradimuka bagi para pengurus tingkat kecamatan. Materi yang diberikan tidak hanya berkutat pada manajemen organisasi, tetapi juga penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah sebagai benteng moral kader.

Baca Juga :  JPZISNU Al-Istiqamah Hadirkan Senyum Bagi Jamaah di Masa Pemulihan

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, memperlihatkan wajah-wajah optimis kader Fatayat yang siap berkhidmah di bawah bimbingan para ulama dan restu dari para masyayikh.

(Arif Wijayanti)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini