Syuriyah PCNU se-Lampung Rekomendasikan Muktamar Sebelum Musim Haji Tahun 2026

0

nataragung.id – Tanggamus – Rapat Koordinasi Syuriyah se-Provinsi Lampung yang digelar di Pondok Pesantren Al Falah, Pulau Panggung, Tanggamus, Sabtu (10/1/2026), menghasilkan lima butir rekomendasi strategis bagi masa depan organisasi. Forum yang dihadiri secara lengkap oleh jajaran Syuriyah dari 14 Kabupaten/Kota ini secara kolektif menyepakati usulan agar pelaksanaan Muktamar NU mendatang bertempat di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Kesepakatan ini diambil sebagai bentuk konsistensi para kiai di Lampung dalam mengawal aspirasi yang sebelumnya telah muncul pada Musyawarah Kubro di pesantren tersebut.

Terkait waktu pelaksanaan agenda tertinggi organisasi tersebut, forum merekomendasikan agar Muktamar diselenggarakan sebelum pemberangkatan jemaah haji kloter pertama tahun ini. Penentuan waktu ini dipandang strategis agar agenda besar jam’iyyah tidak berbenturan dengan ibadah haji yang melibatkan banyak unsur kiai dan warga Nahdliyin.

Baca Juga :  SPAM Tanggamus 2022 Dilaporkan, LSM PRO RAKYAT Desak Kejaksaan Jangan Main-Main, “Jika Kejari Tak Sanggup, Lebih Baik Pindah!”

Selain isu nasional, rapat koordinasi yang berlangsung dengan suasana duduk melingkar penuh kekeluargaan ini juga menegaskan kemandirian forum silaturahmi Syuriyah antar-cabang. Ke depan, pertemuan rutin tiga bulanan ini akan tetap berjalan secara mandiri sebagai ruang diskusi internal para Rais Syuriyah, dengan tetap mengedepankan mekanisme pemberitahuan secara organisatoris kepada jajaran Pengurus Wilayah.

Dalam lingkup kedaerahan, 14 PCNU se-Lampung ini mendorong Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung untuk melakukan langkah percepatan dalam pendirian Rumah Sakit NU (RSNU). Kehadiran infrastruktur kesehatan ini dinilai sangat mendesak untuk memperkuat khidmah NU di bidang pelayanan sosial bagi masyarakat luas di Bumi Ruwa Jurai.

Baca Juga :  Jaga Marwah Jam’iyyah, Syuriyah PCNU se-Lampung Perkuat Konsolidasi di Tanggamus

Bersamaan dengan itu, forum juga mengusulkan agar PWNU Lampung menyelenggarakan Harlah Akbar satu abad NU versi Masehi (1926-2026) secara kolosal dengan melibatkan seluruh tingkatan pengurus mulai dari Wilayah, Cabang, MWC, hingga Ranting serta seluruh jajaran badan otonom dan lembaga.

Poin-poin rekomendasi yang lahir dari musyawarah tulus di Tanggamus ini merupakan wujud dari semangat kolektif kolegial para pimpinan tertinggi NU di tingkat cabang untuk ikut serta memikirkan kemajuan jam’iyyah secara struktural maupun kultural. Hasil notulensi rapat ini nantinya akan ditindaklanjuti secara organisatoris sebagai aspirasi resmi dari jajaran Syuriyah di Provinsi Lampung kepada pimpinan yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Bupati Saleh Asnawi Lantik 47 Pejabat Pemkab Tanggamus, Perkuat Reformasi Birokrasi

Setelah seluruh agenda pembahasan tuntas, rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan bersalaman keliling sembari bersama-sama melantunkan sholawat, yang menandai kuatnya persaudaraan serta kesatuan langkah para kiai dalam mengawal marwah organisasi. **

Editor : Edi Sriyanto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini