MUTIARA PAGI – Istiqamah – Jalan Tengah yang Lurus dalam Al-Qur’an. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Al-Qur’an mengajarkan kepada kita jalan hidup yang lurus, jalan tengah yang penuh keseimbangan. Jalan itu disebut wasathiyyah atau moderasi yang kokoh di atas kebenaran.

Moderasi dalam Islam bukanlah sikap ragu, apalagi abu-abu, tetapi keteguhan untuk tetap berjalan lurus sebagaimana perintah Allah: “Maka beristiqamahlah sebagaimana engkau diperintahkan.”

Istiqamah berarti berdiri tegak di atas kebenaran, tanpa tergoda untuk menyimpang. Ia menolak sikap berlebihan yang melampaui batas, karena Allah telah mengingatkan: “Dan janganlah kamu melampaui batas.”

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Nilai Sebuah Kesehatan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Sikap ekstrem, meski dibungkus dengan semangat kebaikan, tetap berbahaya karena dapat mengubah kebenaran menjadi beban dan agama menjadi sesuatu yang memberatkan.

Namun Al-Qur’an juga memperingatkan kita agar tidak condong ke arah sebaliknya: sikap longgar yang berujung pada kompromi dengan kebatilan. Allah berfirman: “Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim.”

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Jangan Kufur Nikmat Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Sebab ketika hati mulai condong kepada kezaliman, perlahan nilai-nilai iman akan tergerus, dan jati diri sebagai hamba Allah pun memudar.

Maka moderasi Qur’ani adalah keseimbangan yang adil: tidak berlebih-lebihan hingga melampaui batas, dan tidak pula meremehkan hingga berpihak kepada kebatilan.

Ia adalah jalan istiqamah yaitu jalan orang-orang yang menjaga prinsip, bersikap adil, dan tetap teguh di tengah berbagai tarikan ekstrem. Inilah jalan keselamatan, jalan yang diridhai Allah, dan jalan yang menghantarkan manusia kepada kebaikan dunia dan akhirat. (KIS/149).
WaAllahu A’lam

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Tanda Cinta Allah: Hati yang Mencintai Ketaatan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini