Pengelolaan Dana Haji, Ahmad Zaki: Masyarakat Butuh Literasi

0

nataragung.id – Solo – Literasi publik mengenai pengelolaan dana haji sangat penting agar masyarakat tahu persis bagaimana dana yang mereka setorkan dikelola, dan menerima manfaatnya.

Demikian, kata Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Ahmad Zaky, saat berbicara dengan para jurnalis dari Yogyakarta dan Solo dalam acara BPKH Connect di Solo, Sabtu (21/02/2026).

“BPKH Connect merupakan upaya membangun engagement jurnalis untuk melakukan literasi kepada masyarakat,” kata Zaky.

Selama ini, kata Zaky, BPKH sudah melakukan kerja sama dengan jurnalis, tetapi masih terbatas yang ada di Jakarta. Sementara, untuk jurnalis daerah belum banyak yang memahami mengenai pengelolaan dana haji.

Baca Juga :  Teror Air Keras terhadap Pembela HAM, LKiS: Usut Tuntas Pelaku

Padahal media di daerah memiliki peran yang signifikan untuk menyampaikan informasi mengenai dana haji. Karena selama ini memang masih belum tersebar secara luas ada gap informasi di masyarakat.

“Kan sebagian besar calon haji itu ada di daerah,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Komunikasi Strategis BPKH, Demy R Budiawan mengatakan pendekatan lokal akan mudah dipahami calon jemaah haji. Terlebih sebagaij besar calon jemaah haji itu usia lanjut,” katanya.

Baca Juga : 

Sedikit masyarakat yang tahu, kata Demy, kalau mereka mendapatkan subsidi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sekitar 38% dari dana yang seharusnya dibayarkan. Misalnya, BPIH Sebesar 87 jutaan, calon haji membayar sebesar 54 jutaan, kekurangannya BPKH yang membayar.

Dana untuk subsidi biaya haji itu merupakan nilai manfaat dari setoran dana haji yang saat ini total keseluruhannya sebesar 180 triliun.

“Itu nilai manfaat yang pengelolaan dana setoran dana hajji,” katanya.

Zaky menambahkan, BPKH selama ini mengelola dua dana, yaitu dana setoran haji dan Dana Abadi Umat (DAU). Pengelolaan dana setoran haji untuk memberikan manfaat kepada jemaah haji. Sedangkan DAU untuk kemaslahatan umat. Misalnya bantuan pendidikan dan kesehatan yang bisa diakses masyarakat umum.

Baca Juga :  Fashion Show Ramadan, Yuli Surahmah: Mengenalkan Profesi

“DAU bisa dimanfaatkan masyarakat umum,” jelasnya. (MMD).

Keterangan foto : Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Ahmad Zaky, saat berbicara di depan peserta BPKH Connect di Solo (21/02/2026) /Mukhotib MD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini