Ramadhan Mubarak (28) : Istiqamah Setelah Ramadhan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Subḥanahu wata’ala yang telah memberi kita kesempatan menikmati hari-hari terakhir Ramadhan.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam, teladan dalam keistiqamahan hingga akhir hayat.

Jamaah yang dirahmati Allah…

Ramadhan hampir berlalu. Pertanyaan besar bagi kita bukan hanya: bagaimana Ramadhan kita? Tetapi: bagaimana kita setelah Ramadhan?
Karena tujuan Ramadhan bukan hanya perubahan sementara, melainkan perubahan yang berkelanjutan.

Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ

“Maka tetaplah engkau istiqamah sebagaimana diperintahkan.”(QS. Hud: 112)

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Ketika Mentari Hidup Condong ke Senja. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Istiqamah artinya teguh di jalan Allah, konsisten dalam ketaatan, meski sedikit namun terus-menerus.

Jamaah sekalian….

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

“Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling terus-menerus meskipun sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ramadhan telah melatih kita:
– Shalat tepat waktu
– Membaca Al-Qur’an setiap hari
– Bangun malam
– Bersedekah
– Menjaga lisan

Jangan biarkan semua itu berhenti ketika Ramadhan selesai.

Jamaah yang dimuliakan Allah…

Tanda diterimanya amal Ramadhan adalah munculnya kebaikan setelahnya. Jika setelah Ramadhan kita tetap rajin shalat, tetap menjaga tilawah, tetap ringan bersedekah, itu pertanda Ramadhan kita berbekas.

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Ruang Kebebasan dan Kedewasaan dalam Bermasyarakat. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Sebaliknya, jika setelah Ramadhan kita kembali lalai, maka kita perlu introspeksi.

Ingatlah, kita tidak menyembah Ramadhan. Kita menyembah Allah, dan Allah tetap ada setelah Ramadhan berakhir.

Jamaah sekalian…

Mari buat komitmen sederhana setelah Ramadhan:
– Minimal satu halaman Al-Qur’an setiap hari
– Shalat sunnah rawatib dijaga
– Puasa sunnah enam hari di bulan Syawal
– Sedekah rutin walau sedikit

Langkah kecil yang konsisten lebih baik daripada semangat besar yang hanya sesaat.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Kebaikan (selalu) Membuahkan Kebaikan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Semoga Allah Subḥanahu wata’ala menjadikan kita hamba-hamba yang istiqamah hingga akhir hayat.

اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك

Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkan hati kami di atas agama-Mu.
Amin ya Rabbal ‘alamin. (KIS/205)
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini