nataragung.id – Metro – Faktor yang mempengaruhi motivasi belajar :
Faktor internal
Faktor Fisik Kondisi anak yang kurang sehat dapat mengalami kesulitan belajar dan menurunkan prestasi belajar. Sedangkan anak-anak yang sehat dan cukup gizi tidak mudah lelah dalam belajar. Anak akan penuh perhatian untuk menemukan sendiri hal yang ia ingin pelajari. Anak akan aktif mendengarkan uraian-uraian.
Kesehatan jasmani mempengaruhi prestasi belajar anak. Anak yang normal indra pendengarannya atau indra lainnya akan mudah menangkap dan memahami bahan pelajaran yang diuraikan oleh guru, baik secara lisan maupun secara tulisan.
Pengaruh Faktor. Intelegensi Faktor intelegensi seorang anak yang dimiliki merupakan kapasitet yang potensial, tetapi belum pasti ia dapat melaksanakan kapasitet itu dalam bentuk kongkrit. Begitu pula seseorang anak dapat melaksanakan kapasitet itu dalam bentuk kongkrit tetapi hanya pada sampai tingkat intelegensi yang dimilikinya. Faktor intelegensi merupakan sebab yang dapat mempengaruhi suksesnya anak dalam belajar. Bagi anak yang tingkat intelegensinya rendah tidak mampu menerima pelajaran pada sekolah biasa. Bahan yang diberikan kepadanya sudah melebihi dari kemampuan potensinya.
Faktor Eksternal
Faktor Sosial Faktor sosial merupakan faktor yang berasal dari manusia di sekitar lingkungan siswa. Faktor sosial meliputi guru, konselor, teman sebaya, orang tua, tetangga, dan lain-lain. bahwa lingkungan keluarga, sekolah dan teman sebaya mempengaruhi motivasi belajar siswa. Orang tua dan guru menanamkan kebiasaan yang baik khususnya dalam hal belajar kepada sang anak agar mereka terdorong menjadi anak yang bersemangat untuk belajar dan berprestasi. Orang tua dan guru sangat berperan penting dalam upaya mendidik anak.
Faktor Non-sosial. Faktor non-sosial merupakan faktor yang berasal dari keadaan atau kondisi fisik di sekitar siswa. Faktor non- sosial Meliputi keadaan udara (cuaca panas atau dingin), waktu (pagi, siang, atau malam), tempat (sepi, bising, atau kualitas sekolah tempat belajar), dan fasilitas belajar (sarana dan prasarana). Orang tua harus memfasilitasi anak untuk mendukung belajar anak, dengan adanya Fasilitas belajar yang lengkap mampu memaksimalkan kemampuan dan meminimalkan hambatan-hambatan yang dihadapi siswa.
Penutup.
Belajar adalah investasi terbaik untuk diri kita sendiri. Setidaknya ada tiga hal yang harus diingat Yang pertama setiap orang mempunyai waktunya masing masing
Yang kedua nilai jelek bukan tanda kamu gagal
Yang ketiga motivasi terkuat datang dari dalam diri sendiri. (*)
>> Penulis adalah : Mahasiswa Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

