Metro Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, RSUD Ahmad Yani Didorong Jadi Rujukan Unggulan Lampung

0

nataragung.id – Metro – Pemerintah Kota Metro terus memperkuat kualitas layanan kesehatan ibu dan anak melalui audiensi bersama tim visitasi RS Persahabatan Jakarta dalam program pengampuan tenaga ahli kesehatan bagi RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Jumat (22/05/2026), menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring pelayanan kesehatan nasional sekaligus mendorong percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia.

Ketua Tim Visitasi RS Persahabatan Jakarta, dr. Ernie Meliane Yulisye, A.Md.F.T., menjelaskan bahwa tim yang hadir merupakan bagian dari program pengampuan kesehatan ibu dan anak yang melibatkan Persatuan Dokter Anak bersama sejumlah tenaga kesehatan spesialis.


“Program ini bertujuan mendampingi rumah sakit-rumah sakit di Provinsi Lampung dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.

Baca Juga :  Merajut Kebersamaan, Menguatkan Persaudaraan: TBI Gathering 2025

Ia menambahkan, tim pengampu terdiri dari tenaga kesehatan ibu dan anak, dokter spesialis, tenaga elektromedik, hingga perawat intensif anak yang melakukan pendampingan teknis sekaligus evaluasi lapangan.

Menurutnya, program monitoring dan evaluasi dari Kementerian Kesehatan tersebut diarahkan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi yang masih menjadi tantangan nasional.

Dalam visitasi tersebut, tim melakukan simulasi penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi secara menyeluruh, mulai dari proses penerimaan pasien di IGD, penanganan ibu hamil, resusitasi bayi, hingga tindakan penyelamatan nyawa bayi dalam kondisi kritis.


Tim visitasi juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan sarana dan prasarana RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro, khususnya fasilitas MICU yang dinilai memiliki peralatan modern dan lengkap.

“Untuk sarana dan prasarana MICU di RSUD Ahmad Yani Metro ini luar biasa. Peralatannya sangat baik dan bahkan ada yang belum dimiliki rumah sakit lain,” ungkap dr. Ernie.

Baca Juga :  ITech Metro Resmi Jadi Akademi Komunitas

Meski demikian, pihaknya menilai penguatan sumber daya manusia tetap menjadi prioritas penting melalui pelatihan berkelanjutan dan resertifikasi tenaga kesehatan agar kualitas pelayanan berjalan seimbang dengan teknologi yang tersedia.


Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyambut baik hasil visitasi tersebut dan menegaskan bahwa masukan dari tim pengampu menjadi bahan evaluasi penting dalam memperkuat layanan kesehatan daerah.

Menurutnya, pengembangan rumah sakit tidak hanya sebatas penyediaan alat kesehatan modern, tetapi juga harus dibarengi peningkatan kualitas SDM serta sistem manajemen rumah sakit berbasis digital.

“Sistem pelayanan rumah sakit ke depan harus semakin modern, terintegrasi, dan berbasis digital agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan optimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Jalan Pattimura Metro Mulai Dibangun, Wagub Jihan Minta Perbaikan Jalan Dikerjakan Maksimal

Bambang juga berharap pendampingan dari RS Persahabatan dapat membuka akses yang lebih luas terhadap dukungan pemerintah pusat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan alat kesehatan dan tenaga dokter subspesialis yang masih terbatas di daerah.

Ia menegaskan, penguatan RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro memiliki dampak strategis karena Kota Metro menjadi salah satu daerah penyangga layanan kesehatan di Provinsi Lampung yang melayani pasien dari berbagai kabupaten/kota.

Karena itu, sinergi antara Pemerintah Kota Metro, Dinas Kesehatan, Pemerintah Provinsi Lampung, dan RS Persahabatan diharapkan terus diperkuat demi menghadirkan layanan kesehatan ibu dan anak yang semakin berkualitas, cepat, dan berstandar nasional. (*/SMh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini