Mutiara Pagi : Khawatir Itu Wajar, yang Tidak Boleh Adalah Panik. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Manusia diciptakan dengan hati yang bisa merasa takut, sedih, cemas, dan khawatir. Kekhawatiran bukan tanda lemahnya iman, sebab bahkan para nabi pernah merasakan kegelisahan dalam menghadapi ujian hidup. Yang menjadi masalah bukanlah rasa khawatir itu sendiri, tetapi ketika kekhawatiran berubah menjadi kepanikan yang membuat seseorang kehilangan arah, putus asa, dan lupa kepada Allah.

Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:

وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

“Janganlah kamu merasa lemah dan jangan pula bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Ali ‘Imran: 139)

Ayat ini mengajarkan bahwa seorang mukmin boleh merasa sedih dan khawatir, tetapi tidak boleh larut dalam kelemahan dan kepanikan. Sebab di atas semua masalah, ada Allah yang mengatur segala sesuatu dengan hikmah-Nya.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Kita dan Waktu. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Ketika Nabi Musa ‘alaihis salam berada di depan Laut Merah, sementara Fir’aun dan pasukannya mengejar dari belakang, para pengikutnya mulai panik dan berkata:

إِنَّا لَمُدْرَكُونَ

“Kita pasti akan tersusul.” (QS. Asy-Syu‘ara: 61)

Namun Nabi Musa menjawab dengan penuh keyakinan:

> كَلَّا ۖ إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهْدِينِ

“Sekali-kali tidak akan tersusul. Sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (QS. Asy-Syu‘ara: 62)

Inilah perbedaan antara khawatir dan panik. Orang yang panik melihat jalan tertutup. Tetapi orang yang beriman tetap percaya bahwa Allah mampu membuka jalan yang tidak pernah disangka-sangka.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam juga pernah mengalami situasi yang sangat menegangkan ketika bersembunyi di Gua Tsur bersama Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu saat hijrah. Ketika musuh berada sangat dekat, Abu Bakar merasa cemas. Maka Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menenangkan beliau dengan sabdanya:

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Kita dan Berteman. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

“Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS. At-Taubah: 40)

Kalimat ini bukan hanya penghibur bagi Abu Bakar, tetapi juga pelajaran bagi seluruh umat Islam: jangan biarkan rasa takut mengalahkan tawakal kepada Allah.

Dalam hadits, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ، وَلَا تَعْجِزْ

“Bersemangatlah terhadap hal yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah.” (HR. Muslim)

Seorang mukmin tidak diperintahkan untuk hidup tanpa rasa khawatir, tetapi diperintahkan untuk tetap tenang, berikhtiar, dan bersandar kepada Allah. Karena kepanikan hanya membuat pikiran kacau, keputusan menjadi buruk, dan hati semakin jauh dari ketenangan.

Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra‘d: 28)

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Belajar Bersyukur: Melihat ke Bawah, Menguatkan Hati. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Maka ketika hidup terasa berat, ketika masa depan tampak gelap, ketika masalah datang bertubi-tubi, jangan biarkan hati tenggelam dalam kepanikan. Menangislah jika perlu, berdoalah lebih lama, sujudlah lebih khusyuk, tetapi tetaplah yakin bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya.

Sebab badai pasti berlalu, dan pertolongan Allah sering datang di saat manusia merasa tidak lagi memiliki jalan. (*/253)
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

✒️ KIS
☀️ Shobahul Khair
📚 Mutiara Pagi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini