DWP Pesawaran Bekali Anggota Keterampilan Membuat Kombucha Dan Kerajinan Beludru

0

nataragung.id – Pesawaran – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pesawaran menggelar pelatihan pembuatan minuman kombucha dan kerajinan bunga berbahan beludru di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan anggota DWP di bidang kesehatan sekaligus mendorong kreativitas dan produktivitas para anggota DWP.

Pelatihan diikuti oleh unsur pelaksana DWP perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Pesawaran. Kegiatan turut dihadiri Ketua DWP Kabupaten Pesawaran Ny. Mei Nuryati Wildan, Penasihat DWP Kabupaten Pesawaran Ny. Cindy Aria Anton, serta jajaran pengurus dan anggota DWP.

Dalam laporannya, Ketua DWP Kabupaten Pesawaran selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai manfaat minuman fermentasi bagi kesehatan, sekaligus melatih peserta agar mampu membuat kombucha secara mandiri. Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan membuat bunga hias dari bahan beludru yang rencananya akan dilombakan pada kesempatan mendatang.

Baca Juga :  Tindak Lanjuti Hasil Pertemuan Bupati dan Kemensos, Wabup Pesawaran Dampingi Tim KemenPUPR Tinjau Calon SR di Kecamatan Gedong Tataan

“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada anggota DWP, baik dalam bidang kesehatan melalui pembuatan kombucha maupun pengembangan kreativitas melalui pelatihan kerajinan bunga beludru,” ujarnya.


Materi pembuatan kombucha disampaikan oleh Eka Khairunnisa, Founder Smart Global Education. Dalam pemaparannya, Eka menjelaskan proses pembuatan kombucha, fruits enzyme, dan eco enzyme beserta manfaatnya bagi kesehatan dan lingkungan.

Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi teh dan gula yang menggunakan kultur campuran bakteri dan ragi atau Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY). Proses fermentasi berlangsung sekitar dua minggu dan menghasilkan minuman dengan cita rasa khas berupa perpaduan asam, manis, serta sensasi soda alami.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Perkuat Evaluasi Kinerja Pemerintah

Menurut Eka, kandungan probiotik, vitamin B, antioksidan, dan berbagai asam organik yang terbentuk selama proses fermentasi dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung proses detoksifikasi alami tubuh.

Selain kombucha, peserta juga diperkenalkan dengan pembuatan fruits enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi buah-buahan segar dengan pemanis alami yang dilakukan dalam jangka waktu beberapa bulan. Cairan ini mengandung berbagai enzim, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan.

Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik, mulai dari persiapan bahan, proses pencampuran, hingga teknik fermentasi yang tepat agar menghasilkan produk yang berkualitas dan aman dikonsumsi.

Penasihat DWP Kabupaten Pesawaran, Ny. Cindy Aria Anton, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan semacam ini memberikan manfaat nyata bagi anggota DWP karena dapat diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Pemkab Pesawaran Lepas 127 Jamaah Calon Haji Tahun 2026

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai bekal untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, fokus mengikuti materi, dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di rumah masing-masing,” kata Cindy.


Usai pelatihan pembuatan kombucha, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan membuat bunga hias berbahan beludru yang dipandu oleh Novi Isnasari dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran. Dalam sesi tersebut, peserta diajarkan berbagai teknik dasar pembuatan bunga hias, mulai dari pembentukan pola, perakitan kelopak, hingga penyusunan rangkaian bunga yang menarik dan bernilai estetika. (*/Diah)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini