nataragung.id – Yogyakarta – Banyak orang yang menjadikan jabatan sebagai tujuan hidup. Seluruh hidupnya untuk mengejar jabatan.
Ketua Baznas Kabupaten Magelang, KH. Kholid As’adi menyampaikan hal itu dalam Kajian Majelis Tauhid (MaTa) Komunitas Pola Pertolongan Allah (PPA) Magelang, kerja sama dengan Kajian Islam Setiap Sabtu (KISS) Pandan Wangi di Magelang, Sabtu, 27 Juni 2026.
Lebih lanjut ia mengatakan karena orientasi jabatan sebagai tujuan, orang lantas mengejar harta habis-habis, mengumpulkan uang menggunakan jabatannya.
“Harta itu hanya titipan Allah, bukan milik manusia,” katanya.
Sebagai titipan, manusia harus menjaga harta titipan itu dengan menggunakannya dengan hati-hati sehingga bermanfaat.
Tujuannya tentu untuk bisa mencapai kebaikan dunia dengan harta, mencapai kebaikan akhirat dengan harta.
“Harta itu seperti hak guna bangunan, hanya berhak memanfaatkan, tetapi tidak memiliki, karena itu itu harta Allah,” ungkapnya.
Kholid menjelaskan strategi memanfaatkan harta untuk kebaikan akhirat. Di antaranya, titipkan hartan itu ke majelis ta’lim, sedekahkan ke anak yatim.
“Ini cara menjadikan harta bermanfaat di akhirat, Bukan uang yang dibawa ke akhirat,” ujarnya.
Memanfaatkan harta untuk kebaikan dunia bisa dengan melakukan tindakan membangun kebersamaan, saling tolong menolong sesama manusia.
Manusia, kata Kholid ditakdirkan sebagai makhluk sosial. Mereka tidak bisa hidup sendiri, tetapi membutuhkan bantuan orang lain. Dalam kerangka tolong menolong sesama manusia ini lah, harta bisa bermanfaat bagi orang lain.
Harta akan ditanya, dapat dari mana, dan digunakan untuk apa.
Karena manusia selalu lupa mengenai pemanfaatan harta itu, Allah selalu mengingatkan manusia. Bahkan bersumpah atas nama waktu, sumpah atas nama waktu dhuha, waktu siang, waktu sore, dan waktu malam.
Allah bersumpah dengah waktu, Allah mengingatkan kita untuk memanfaatkan soal waktu, waktu enggak panjang, waktu enggak lama. (MMD).
Keterangan Foto: Ketua Baznas Kabupaten Magelang KH. Kholid As’adi saat menyampaikan nasihat dalam Kajian Majelis Tauhid (MaTa) Komunitas PPA Magelang di Aula PAUD Pandan Wangi di Magelang, Sabtu, 27 Juni 2026./Foto: Mukhotib MD

