nataragung.id – Katibung – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Selatan terus memantapkan langkah dalam khidmah kesehatan pesantren. Pada Selasa (13/01/2026), RMI menyalurkan bantuan 19.500 butir telur yang dipusatkan di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Katibung sebagai penerima manfaat untuk didistribusikan kepada 15 Pondok Pesantren dan TPQ se-Kecamatan Katibung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) berskala besar hasil kolaborasi strategis dengan PT Central Avian Pertiwi. Secara akumulatif, sinergi ini menargetkan pendistribusian total 425.000 butir telur yang menjangkau 17 kecamatan di seluruh wilayah Lampung Selatan.
Acara penyerahan yang berlangsung di sekretariat MWC NU Katibung ini diawali dengan doa bersama dan bincang-bincang mengenai kemandirian umat. Hadir menerima bantuan tersebut, Ketua MWC NU Katibung, Mujtahidin, bersama Kiai Sukiyat selaku pimpinan Pesantren Sirojutthalibin.
Ketua RMI PCNU Lampung Selatan, Gus Robi Gunawan, S.Sos.I., menegaskan bahwa kesehatan fisik santri dan ustadz adalah pondasi utama dalam menjaga kelancaran proses thalabul ilmi. “Penyaluran hari ini adalah langkah nyata kita untuk memastikan imunitas santri tetap terjaga. Pesantren adalah pilar peradaban, maka asupan protein mereka harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Suasana haru menyelimuti prosesi serah terima ketika para ustadz dan ustadzah penerima manfaat menitikkan air mata karena merasa perjuangan mereka di tingkat akar rumput mendapatkan perhatian nyata. Perwakilan TPQ Nurul Huda, Ustadz M. Syafiq, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah progresif RMI PCNU Lampung Selatan ini.
Selain aspek gizi, RMI juga berkomitmen mengawal legalitas lembaga pendidikan Islam di pelosok yang belum memiliki izin operasional. “Fokus kami adalah pemberdayaan kader melalui program CSR ini. Kami ingin memastikan kehadiran RMI benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata dan transparan,” tambah Gus Robi.
Seluruh bantuan telur ini diperuntukkan bagi konsumsi santri dan dilarang keras untuk diperjualbelikan, sesuai dengan catatan tegas dalam Berita Acara (BA) penyerahan bersama PT Central Avian Pertiwi. **
Editor : Edi Sriyanto

