RAMADHAN MUBARAK : Al-Qur’an – Cahaya Ramadhan, Cahaya Kehidupan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah Subḥanahu wata’ala yang menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan cahaya bagi kehidupan.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam, insan pilihan yang menerima wahyu dan menyampaikannya kepada umat manusia.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Ramadhan tidak bisa dipisahkan dari Al-Qur’an. Sebab di bulan inilah kitab suci itu diturunkan. Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan tentang petunjuk serta pembeda antara yang benar dan yang batil.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Maka orang yang paling beruntung di bulan ini adalah mereka yang semakin dekat dengan Al-Qur’an, membacanya, memahami maknanya, dan mengamalkannya.
Allah Subḥanahu wata’ala juga menegaskan:

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Nikmat yang Sering Terlupa: Masih Bernapas Setiap Pagi. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang paling lurus.” (QS. Al-Isra’: 9)

Al-Qur’an adalah cahaya. Tanpanya, hati menjadi gelap. Tanpanya, hidup kehilangan arah. Banyak manusia cerdas, tetapi tersesat. Banyak manusia kaya, tetapi gelisah. Karena cahaya petunjuk tidak ada dalam dadanya.

Jamaah sekalian,

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam adalah manusia yang paling dekat dengan Al-Qur’an. Dalam hadits disebutkan:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan ketika Jibril menemuinya untuk mengajarkan dan mengulang-ulang Al-Qur’an bersamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Kuat Bersama Allah di Saat Lapang, Teguh di Saat Sempit. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Di bulan Ramadhan, Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an. Bahkan Jibril ‘alaihis salam datang setiap malam untuk muraja’ah bersama beliau.
Lalu bagaimana dengan kita?
Berapa banyak waktu yang kita habiskan dengan Al-Qur’an?
Berapa ayat yang kita renungi maknanya?
Sudahkah ia mengubah akhlak kita?

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Kemuliaan seseorang diukur dari kedekatannya dengan Al-Qur’an.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Jangan sampai Ramadhan berlalu tanpa satu pun ayat yang benar-benar menyentuh hati kita. Jangan sampai mushaf hanya kita buka di awal Ramadhan lalu kembali tertutup hingga tahun depan.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Nilai Sebuah Kesehatan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Mari jadikan Ramadhan ini sebagai momentum:
Mengkhatamkan Al-Qur’an dengan tadabbur
Memperbaiki bacaan
Menghafal ayat-ayat pilihan
Mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan

Semoga Allah Subḥanahu wata’ala menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam hati kita, penerang dalam kubur kita, dan pemberi syafaat di hari kiamat.

اللهم اجعل القرآن ربيع قلوبنا ونور صدورنا وجلاء أحزاننا وذهاب همومنا

Ya Allah, jadikanlah Al-Qur’an sebagai penyejuk hati kami, cahaya dada kami, penghilang kesedihan kami, dan pelenyap kegelisahan kami.
Amin ya Rabbal ‘alamin. (KIS/180).
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini