Target 5.000 Khatam Al-Qur’an di Ramadan 1447 H, Kemenag dan Pemkab Lampung Selatan Luncurkan Gerakan “Lampung Selatan Bertadarus”

0

nataragung.id – Kalianda – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meluncurkan gerakan “Lampung Selatan Bertadarus” dengan target 5.000 kali khatam Al-Qur’an selama Ramadan 1447 Hijriah. Program tersebut resmi diluncurkan pada Senin (23/2/2026).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, H. Ahmad Rifai, mengatakan gerakan ini bertujuan meningkatkan kecintaan aparatur dan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam budaya kerja pemerintahan.

“Program ini kami hadirkan untuk membangun lingkungan birokrasi yang religius, berkarakter, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Ahmad Rifai saat peluncuran.

Baca Juga :  Pansel JPTP Sekda Lamsel Diduga 'Jebak Bupati' Dengan Tidak mencantumkan Nilai Pada Pengumuman Akhir

Gerakan ini tidak hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga melibatkan guru, santri, tokoh agama, hingga masyarakat umum.

Target 5.000 khatam diharapkan tercapai melalui partisipasi kolektif dari berbagai elemen, mulai dari kantor pemerintahan, masjid, sekolah, hingga lingkungan keluarga.

Sementara itu, mewakili Bupati Lampung Selatan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Firmansyah menilai gerakan tersebut sebagai langkah strategis dan visioner dalam membangun budaya literasi Qur’ani di daerah.

Baca Juga :  Lebih Rp85 Miliar Anggaran Dinkes Lamsel 2025 Jadi Sorotan, LSM PRO RAKYAT : BPK RI Harus Bongkar Dugaan Pengkondisian dan Kerugian Negara

Menurutnya, pembangunan daerah tidak semata berbicara tentang infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, melainkan juga pembangunan manusia yang berakar pada akhlak, nilai, dan keimanan.

“Daerah yang maju tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonominya, tetapi dari kualitas moral warganya. Karena itu, pembangunan manusia harus dimulai dari penguatan karakter dan spiritualitas,” kata Firmansyah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan tadarus sebagai gerakan berkelanjutan, bukan hanya program seremonial selama Ramadan.

“Dari kantor pemerintahan hingga ruang keluarga, dari masjid hingga sekolah, mari kita hidupkan tradisi membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Jika Al-Qur’an kita muliakan, insyaallah Allah akan memuliakan daerah ini dan membimbing langkah pembangunan kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Kandidat Teratas Raih Nilai Tertinggi dalam Seleksi Sekda Lampung Selatan

Melalui gerakan “Lampung Selatan Bertadarus”, pemerintah daerah bersama Kemenag berharap Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum penguatan spiritual sekaligus fondasi pembangunan karakter masyarakat Lampung Selatan secara berkelanjutan. (mara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini