Ramadhan Mubarak (19) : Menyucikan Harta dengan Zakat dan Sedekah. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Pemanggilan – Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Subḥanahu wata’ala yang melimpahkan kepada kita berbagai nikmat, termasuk nikmat harta dan rezeki.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam teladan dalam kedermawanan dan kesederhanaan.

Jamaah yang dirahmati Allah…

Harta adalah amanah. Ia bukan semata-mata hasil kerja keras kita, tetapi titipan dari Allah Subḥanahu wata’ala. Di dalam harta kita, ada hak orang lain yang harus ditunaikan.
Allah Subḥanahu wata’ala berfirman:

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.” (QS. At-Taubah: 103)

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Teguran adalah Tanda Cinta. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Perhatikan, zakat bukan hanya menyucikan harta, tetapi juga menyucikan jiwa dari sifat kikir dan cinta dunia berlebihan.

Jamaah sekalian…

Di bulan Ramadhan, semangat berbagi semakin kuat. Banyak yang menunaikan zakat, memperbanyak sedekah, memberi makan berbuka, dan membantu yang membutuhkan.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ

“Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim)

Secara logika manusia, memberi berarti berkurang. Tetapi dalam hitungan Allah, memberi justru menambah keberkahan.

Allah Subḥanahu wata’ala juga berfirman:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Kebaikan yang Kembali, Keburukan yang Menghampiri Diri Sendiri. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Satu menjadi tujuh ratus, bahkan lebih. Itulah janji Allah.

Jamaah yang dimuliakan Allah…

Zakat adalah kewajiban, sedekah adalah keutamaan. Zakat membersihkan, sedekah menyempurnakan.
Ramadhan adalah waktu terbaik untuk:
– Menunaikan zakat fitrah
– Membayar zakat maal bagi yang telah memenuhi syarat
– Memperbanyak sedekah harian
– Membantu saudara yang kesulitan

Jangan tunggu kaya untuk memberi. Justru dengan memberi, Allah cukupkan hidup kita.

Jamaah sekalian…

Harta yang kita kumpulkan belum tentu menjadi milik kita sepenuhnya. Yang benar-benar menjadi milik kita adalah apa yang kita sedekahkan.

Baca Juga :  Mutiara Pagi : Ruang Kebebasan dan Kedewasaan dalam Bermasyarakat. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Semoga Ramadhan ini menjadikan kita hamba yang ringan tangan, yang percaya pada janji Allah, dan yang merasakan manisnya berbagi.

اللهم بارك لنا في أموالنا واجعلها عونًا لنا على طاعتك

Ya Allah, berkahilah harta kami dan jadikan ia sebagai sarana untuk taat kepada-Mu.
Amin ya Rabbal ‘alamin. (KIS/196)
WaAllahu A’lam

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini