MUTIARA PAGI : Teguran adalah Tanda Cinta. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – Natar – Orang Arab dahulu berkata:

من عاتبك فقد استبقاك”

“Barangsiapa yang menegurmu, maka sungguh ia masih ingin mempertahankanmu.”

Kalimat singkat ini menyimpan hikmah yang dalam. Teguran bukanlah tanda kebencian, melainkan tanda kasih sayang.

Orang yang sudah tidak peduli, tidak akan lagi menegur atau memperingatkan. Ia akan membiarkanmu tenggelam dalam kesalahanmu sendiri.

Baca Juga :  MUTIARA PAGI : Jangan Sekali-kali Masuk ke Masalah yang Tak Engkau Pahami Jalan Keluarnya. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Maka, bila suatu hari ada yang mengingatkanmu, meski dengan kata-kata yang keras atau sikap yang terasa berat, lihatlah niat di baliknya. Itu adalah tanda bahwa engkau masih berharga di matanya. Ia masih ingin engkau berada dalam kebaikan, bukan dalam keburukan.

Dalam Al-Qur’an, Allah pun mengingatkan hamba-Nya bukan karena benci, tetapi karena kasih sayang-Nya:

Baca Juga :  MUTIARA PAGI - Istiqamah - Jalan Tengah yang Lurus dalam Al-Qur’an. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

﴿إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ﴾

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Teguran adalah jalan menuju perbaikan. Maka jangan benci orang yang menegurmu, sebab ia adalah cermin yang menunjukkan noda di wajahmu, yang tak mampu engkau lihat sendiri.

Orang bijak berkata: “Sahabat sejati adalah dia yang tak membiarkanmu jatuh dalam lubang, sekalipun engkau marah ketika ia menarik tanganmu. (77).
WaAllahu A’lam

Baca Juga :  Cekhita Lappung Nasihat Mehayu: Nuttut Ilmu - Semangat Ngaji Dang Sappai Khag-goh Tulisan : Mang Kumir *)

_____
📚 H. Komiruddin Imron, Lc
✒️Shabahul_Khair

*) Penulis adalah Anggota Majelis Syura DDII Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini