Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Kritisi Hibah Dana dan Aset Pemerintah Kota

0

nataragung.id – Bandar Lampung – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung Asroni Paslah mengkritisi pemberian hibah dana dan aset ke perguruan tinggi dan lembaga vertikal. “Seharusnya prioritaskan pembangunan sekolah,” katanya, Sabtu (18/4/2025).

Menurut dia, Pemerintah Kota Bandarlampung memiliki tanggung jawab besar dalam peningkatan pengelolaan pendidikan tingkat PAUD, SD, dan SMP. Untuk SMA, sudah menjadi kewenangan provinsi, ujarnya.

“Daripada puluhan miliar rupiah digelontorkan untuk universitas, alangkah baiknya buat memperbaiki sekolah yang masih banyak kekurangan,” kritiknya. Dia mencontohkan ketiadaan infrastruktur pendidikan di Kedaung.

Baca Juga :  PEMKOT BANDAR LAMPUNG MEMPERINGATI HUT ke-54 KORPRI, ASN DORONG PROFESIONALISME DAN PELAYANAN PUBLIK BERKUALITAS

Menurut dia, di wilayah Kedaung, infrastruktur pendidikan, terutama untuk jenjang sekolah dasar masih sangat kurang di wilayah padat penduduk itu. Kedaung wilayah padat penduduk, tapi akses ke sekolah dasar masih terbatas.

“Ini harus menjadi perhatian serius,” ujar Asroni. Sebagai langkah konkret, Asroni mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan pembangunan satu unit sekolah dasar baru di Kedaung kepada pemerintah kota.

Dia berharap dengan kepimpinan yang baru dinas pendidikan kota Bandarlampung dapat terwujud sekolah dasar yang dinantikan warga kedaung. “Kami telah berkomunkasi dengan dinas pendidikan,” kata Asroni.

Baca Juga :  Pemkot Salurkan Bantuan Air Bersih di Panjang Utara

Menurut dia, lahan sedang disiapkan. Pihaknya akan terus mendorong supaya pembangunan SD ini bisa masuk skala prioritas, termasuk penghapusan pungutan Komite sekolah bagi SMP.

Asroni juga mengingatkan Pemkot Bandarlampung harus menyiapkan skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk menggantikan dana komite. Dana BOS SMP dari pusat saat ini berkisar Rp1,3 juta per tahun per siswa, sementara kebutuhan operasional ideal diperkirakan mencapai Rp2 juta.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dukung Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, ASN Diberi Fleksibilitas Kerja

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung, Mulyadi Syukri, menyampaikan anggaran BOSDA sudah mulai disiapkan tahun ini. Nilai anggarannya sudah dihitung dalam rapat kerja bersama DPRD, untuk kebijakan penghapusan uang komite di tingkat SMP sudah disepakati.

“Uang komite sudah dihapuskan, Pemkot telah menyiapkan BOSDA sebagai gantinya,” pungkasnya. (*/SMh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini