MIMBAR JUM’AT : Semua Depergilirkan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

0

nataragung.id – NATAR – Senja di selat sunda, mengingatkanku akan saat kembali.

Bahwa pagi akan berganti, siang akan meninggi dan senja akan tiba dan berlalu pergi.

Betapapun sejuknya pagi, panasnya siang hari, kala senja tiba semuanya diakhiri.

Tak ada yang abadi. Semua akan sirna bak mimpi.

Harta, tahta, rupa dan martabat diri hanya akan menjadi kenangan pada saatnya nanti.

Di manakah kaum Aad yang mendiami suatu wadi? Yang mencipta peradaban belum pernah ada di muka bumi,

Baca Juga :  MIMBAR JUMAT - Sudut Pandang dan Masalah. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron - MAJALAH NATAR AGUNG.

Atau kaum Tsamud yang memahat gunung untuk tempat menghuni,

Dimanakah Firaun dan bala tentaranya yang semua balita pada masanya dihabisi

Dimanakah Raja Raja dan kerajaan persia yang berjaya, juga Raja Raja dan kerajaan romawi?

Atau dimanakah mereka yang pernah berkuasa dari bani abbas dan sebelumnya bani umawi?

Atau di manakah Raja Raja yang berkuasa ratusan tahun di Andalusia dari bani Usmani?

Dimana Jamal Abdul nashir penguasa Mesir, Anwar sadat dan husni?

Baca Juga :  MIMBAR JUM'AT : Ketenangan yang Tak Dicuri Waktu. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

di manakah mereka yang pernah bertahta di bumi pertiwi dari Soekarno, Soeharto dan Habibi?

Dari Gusdur, Sby dan sebelumnya Megawati?

Semua itu akan berakhir kala suratan takdir menyambangi

Tak ada yang dapat menolak ketentuan Ilahi

Agama ini milik Allah, tetap akan tegak berdiri

Cahayanya akan menyinari sampai keseluruh penjuru bumi.

Dengan kita atau selain kita, atau walau tertidur ashabul kahfi.

Baca Juga :  KHUTBAH JUM’AT : Doa yang Tak Pernah Mengecewakan. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

Begitulah dunia, semuanya dipergilirkan, satu datang dan yang lainnya pergi.

Menjadi cerita bagi mereka yang datang setelah ini.

Tak ada yang abadi, sebab itu harus mawas diri, harus berhati hati.

Gunakan kesempatan selagi dini, untuk berkarya mempersiapkan bekal kelak di tempat sepi._•

*) Penulis adalah Anggota Majelis Syura DDII Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini